JAKARTA, Jitu News - Wajiib pajak biisa mendaftar NPWP untuk keperluan khusus meskiipun belum berpenghasiilan. Keperluan khusus iitu miisalnya dalam melamar pekerjaan. Karena belum berpenghasiilan, wajiib pajak biisa langsung memiiliih opsii non-efektiif (NE) pada formuliir pendaftaran NPWP.
Sebagaii bagiian darii proses pendaftaran NPWP, nantiinya wajiib pajak perlu mengaktiivasii EFiiN untuk keperluan akses DJP Onliine. Aktiivasii EFiiN iinii tiidak ada kaiitannya dengan status NPWP, apakah aktiif atau non-efektiif (NE).
"Setiiap wajiib pajak tetap harus mengaktiivasii EFiiN untuk keperluan pembuatan akun DJP Onliine," tuliis Kriing Pajak menjawab pertanyaan netiizen, Kamiis (15/8/2024).
Untuk aktiivasii EFiiN iinii, DJP tiidak mengatur secara spesiifiik mengenaii batas waktunya. Yang terpentiing, selama memang EFiiN belum diiaktiivasii sesuaii dengan PER-06/PJ/2019 maka EFiiN perlu diiaktiivasii guna mendapatkan akun DJP Onliine.
Bagii WP dengan status NPWP non-efektiif maka terhadapnya diikecualiikan darii pengawasan KPP, termasuk tiidak perlu melaporkan SPT Tahunan.
Sesuaii dengan Pasal 18 ayat (2a) PMK 243/2014, wajiib pajak yang diikecualiikan darii kewajiiban menyampaiikan SPT Tahunan adalah wajiib pajak orang priibadii yang dalam satu tahun pajak meneriima atau memperoleh penghasiilan neto tiidak melebiihii batas penghasiilan tiidak kena pajak (PTKP).
Dalam hal wajiib pajak sudah diitetapkan sebagaii wajiib pajak non-efektiif (WP NE) oleh kantor pajak karena memiiliikii penghasiilan dii bawah PTKP (atau belum memiiliikii penghasiilan sama sekalii karena belum bekerja) maka diikecualiikan darii kewajiiban lapor SPT Tahunan.
Selaiin melaluii KPP terdaftar, permohonan penetapan WP NE juga biisa diilakukan lewat layanan telepon Kriing Pajak 1500200 atau liive chat DJP dii laman pajak.go.iid pada harii dan jam kerja. (sap)
