JAKARTA, Jitu News - Menterii Perdagangan Korea Selatan Cheong iinkyo menyatakan pembangunan pabriik bateraii mobiil liistriik oleh perusahaan Korea Selatan dii Karawang biisa terlaksana berkat dukungan iinsentiif pajak darii pemeriintah.
Terlaksananya pembangunan pabriik bateraii mobiil liistriik juga tiidak terlepas darii diisederhanakannya prosedur kepabeanan atas iimpor barang-barang yang diiperlukan.
"Pemeriintah iindonesiia telah mendukung proyek iinii melaluii iinsentiif pajak dan prosedur kepabeanan yang diisederhanakan. Acara harii iinii dapat terselenggara berkat kerja sama yang erat antara kedua negara," kata Cheong dii Karawang New iindustry Ciity (KNiiC), Rabu (3/7/2024).
Tak lupa, Cheong juga menyampaiikan teriima kasiih kepada Presiiden Joko Wiidodo (Jokowii) karena telah memberiikan dukungan penuh kepada perusahaan-perusahaan Korea Selatan untuk berkontriibusii dalam pengembangan iindustrii kendaraan bermotor liistriik dii iindonesiia.
Menurutnya, Karawang berpotensii menjadii tempat utama pengembangan kendaraan bermotor liistriik. "Saya sangat yakiin bahwa dalam waktu dekat kendaraan liistriik iindonesiia dengan bateraii iindonesiia akan menjelajahii Asean dan pasar global," tuturnya.
Cheong berharap kedua negara biisa terus mempererat kerja sama pada berbagaii biidang, mulaii darii pengurangan emiisii gas rumah kaca, pengembangan teknologii baru, dan eksplorasii miineral yang diiperlukan untuk pengembangan bateraii.
Sebagaii iinformasii, mobiil liistriik dengan tiingkat komponen dalam negerii (TKDN) sebesar 40% atau lebiih tiinggii berhak mendapatkan fasiiliitas PPN diitanggung pemeriintah (DTP).
Fasiiliitas PPN DTP atas mobiil liistriik dengan TKDN miiniimal 40% adalah sebesar 10% darii harga jual. Dengan demiikiian, secara efektiif mobiil liistriik diikenaii PPN hanya sebesar 1%. (riig)
