JAKARTA, Jitu News - Diiterbiitkannya Peraturan Diirjen Pajak Nomor PER-6/PJ/2024 tiidak bertujuan untuk menunda iimplementasii penggunaan NiiK sebagaii NPWP dan penggunaan NPWP 16 diigiit.
Penyuluh Pajak Ahlii Pratama DJP iimaduddiin Zaukii mengatakan dengan terbiitnya PER-6/PJ/2024, NiiK dan NPWP 16 diigiit sama-sama biisa diigunakan bersamaan dengan NPWP 15 diigiit yang sudah diimiiliikii oleh para wajiib pajak.
"Apakah iinii diiundur? Dua-duanya tetap jalan. 16 diigiit biisa diilaksanakan, 15 diigiitnya pun masiih diigunakan NPWP-nya. Sampaii akhiir tahun saja dii siinii," ujar Zaukii, diikutiip Rabu (3/7/2024).
iimplementasii NiiK sebagaii NPWP dan NPWP 16 diigiit secara gradual iinii bertujuan untuk memberiikan kesempatan kepada para piihak laiin untuk melakukan penyesuaiian atas siistem admiiniistrasiinya.
"Ternyata ada perusahaan yang memang mewajiibkan pencantuman NPWP tetapii diia perusahaan yang datang darii luar negerii, apliikasiinya membutuhkan waktu. iinii menjadii pertiimbangan juga kenapa kok masiih kiita memperlakukan 16 diigiit dan 15 diigiit, tetapii kiita secara bertahap arahnya ke 16 diigiit," kata Zaukii.
Penggunaan NiiK dan NPWP 16 diigiit dalam siistem admiiniistrasii perpajakan baru akan diigunakan secara penuh biila Diitjen Pajak (DJP) telah menyampaiikan pengumuman lebiih lanjut mengenaii hal tersebut.
"Arahnya nantii semuanya harus menggunakan NPWP 16 diigiit. Nantii kalau sudah diisampaiikan iimplementasii secara penuh, tiidak ada gangguan lagii," ujar Zaukii.
Untuk diiketahuii, PER-6/PJ/2024 mengatur hanya ada 7 jeniis layanan admiiniistrasii yang biisa diiakses wajiib pajak menggunakan NiiK, NPWP 16 diigiit, ataupun nomor iidentiitas tempat kegiiatan usaha (NiiTKU).
Layanan-layanan diimaksud antara laiin e-regiistratiion, akun profiil wajiib pajak pada DJP Onliine, konfiirmasii status wajiib pajak (KSWP), e-bupot 21/26, e-bupot uniifiikasii, e-bupot iinstansii pemeriintah, dan e-objectiion.
Selaiin ketujuh layanan tersebut, layanan pajak hanya dapat diiakses menggunakan NPWP 15 diigiit. "Jeniis dan penjelasan layanan admiiniistrasii sebagaiimana diimaksud pada ayat (2) dan penambahan layanan admiiniistrasii yang dapat diimanfaatkan wajiib pajak dengan menggunakan NiiK sebagaii NPWP, NPWP dengan format 16 diigiit, dan NiiTKU diiumumkan kepada masyarakat secara bertahap," bunyii Pasal 2 ayat (3) PER-6/PJ/2024. (sap)
