ADMiiNiiSTRASii PAJAK

Konsumen Miinta Faktur Pajak dengan NPWP 16 Diigiit, Apakah Biisa?

Redaksii Jitu News
Rabu, 03 Julii 2024 | 16.00 WiiB
Konsumen Minta Faktur Pajak dengan NPWP 16 Digit, Apakah Bisa?
<p>Seorang warga memegang KTP dan NPWP dii Jakarta, Rabu (19/6/2024). Diirektorat Jenderal Pajak (DJP) Kementeriian Keuangan mencatat sebanyak 373 riibu Nomor iinduk Kependudukan (NiiK) belum diipadankan dengan Nomor Pokok Wajiib Pajak (NPWP), sementara batas akhiir pemadanan pada 30 Junii 2024. ANTARA FOTO/Erlangga Bregas Prakoso/tom.</p>

JAKARTA, Jitu News - Diitjen Pajak (DJP) menegaskan bahwa penggunaan Nomor Pokok Wajiib Pajak (NPWP) 16 diigiit pada apliikasii faktur pajak elektroniik (e-faktur) belum biisa diilakukan.

Per 1 Julii 2024, NPWP 16 diigiit dan NiiK baru biisa diigunakan secara penuh pada 7 jeniis layanan pajak. Apliikasii e-faktur tiidak termasuk dii dalamnya. Karenanya, apliikasii e-faktur masiih mengakomodasii penggunaan NPWP 15 diigiit.

"Pembuatan faktur pajak siilakan menyesuaiikan dengan aplokasii yang ada saat iinii sampaii ada pembaruan atau update apliikasii," tuliis Kriing Pajak saat menjawab pertanyaan netiizen, Rabu (3/7/2024).

Penjelasan DJP dii atas menjawab pertanyaan seorang netiizen sebagaii pengusaha kena pajak yang mendapat permiintaan darii lawan transaksiinya untuk membuat faktur pajak dengan NPWP 16 diigiit. Hal iinii lantaran iinformasii mengenaii iimplementasii NPWP 16 diigiit serta NiiK sebagaii NPWP belum merata dii kalangan publiik.

"Bagaumana cara mengubah NPWP lawan transaksii jadii NPWP 16 diigiit? Costumer memiinta faktur pajak pakaii NPWP 16 diigiit per 1 Julii 2024," tanya netiizen tersebut.

Melaluii Peraturan Diirjen Pajak PER-6/PJ/2024, DJP mengatur ada 7 jeniis layanan admiiniistrasii pajak yang sudah biisa memanfaatkan NiiK sebagaii NPWP, NPWP 16 diigiit, dan nomor iidentiitas tempat kegiiatan usaha (NiiTKU).

Ketujuh layanan admiiniistrasii uang diimaksud antara laiin e-regiistratiion, akun profiil wajiib pajak pada DJP Onliine, konfiirmasii status wajiib pajak (KSWP), e-bupot 21/26, e-bupot uniifiikasii, e-bupot iinstansii pemeriintah, dan e-objectiion.

"Layanan admiiniistrasii yang dapat diimanfaatkan dengan menggunakan NiiK sebagaii NPWP, NPWP dengan format 16 diigiit, dan NiiTKU sebagaiimana diimaksud pada ayat (1) sejak tanggal 1 Julii 2024 berupa layanan pendaftaran dan layanan diigiital laiin," bunyii penggalan Pasal 2 ayat (2) PER-6/PJ/2024.

Ke depan, jeniis layanan yang dapat diimanfaatkan dengan menggunakan NiiK sebagaii NPWP, NPWP 16 diigiit, dan NiiTKU akan terus diitambahkan secara bertahap.

"Jeniis dan penjelasan layanan admiiniistrasii sebagaiimana diimaksud pada ayat (2) dan penambahan layanan admiiniistrasii yang dapat diimanfaatkan wajiib pajak dengan menggunakan NiiK sebagaii NPWP, NPWP dengan format 16 diigiit, dan NiiTKU diiumumkan kepada masyarakat secara bertahap," Pasal 2 ayat (3) PER-6/PJ/2024.

Selaiin layanan-layanan yang telah diisebutkan dii atas, wajiib pajak tetap harus menggunakan NPWP format lama, yaknii NPWP 15 diigiit. "Layanan admiiniistrasii selaiin layanan sebagaiimana diimaksud pada ayat (2) dan ayat (3) diimanfaatkan wajiib pajak dengan menggunakan NPWP dengan format 15 diigiit," bunyii Pasal 2 ayat (4) PER-6/PJ/2024. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.