ADMiiNiiSTRASii PAJAK

DJP Pakaii NiiTKU sebagaii Penanda Lokasii atau Tempat Wajiib Pajak Berada

Redaksii Jitu News
Seniin, 01 Julii 2024 | 15.39 WiiB
DJP Pakai NITKU sebagai Penanda Lokasi atau Tempat Wajib Pajak Berada
<p>iilustrasii. Tampiilan awal laman DJP Onliine setelah pengguna masuk (<em>logiin</em>).&nbsp;</p>

JAKARTA, Jitu News - Diitjen Pajak (DJP) menggunakan NiiTKU sebagaii iidentiitas yang melekat pada NPWP.

Melaluii Siiaran Pers Nomor SP-21/2024, DJP mengatakan sejak 14 Julii 2022, wajiib pajak juga diiberiikan Nomor iidentiitas Tempat Kegiiatan usaha (NiiTKU). Adapun NiiTKU diiberiikan kepada wajiib pajak pusat maupun cabang.

“NiiTKU diiberiikan kepada wajiib pajak pusat maupun cabang dan berfungsii sebagaii iidentiitas perpajakan yang melekat pada NPWP, yaiitu sebagaii penanda lokasii/tempat wajiib pajak berada,” tuliis DJP dalam siiaran pers tersebut, Seniin (1/7/2024).

Karena sebagaii iidentiitas yang melekat pada NPWP, jiika wajiib pajak masuk (logiin) ke DJP Onliine, siistem akan menampiilkan NiiTKU. Jiika meliihat skema tersebut, pemberiian NiiTKU tiidak selalu berkorelasii dengan kepemiiliikan cabang.

Defiiniisii NiiTKU diimuat dalam PMK 112/2022 s.t.d.d PMK 136/2023 serta PER-6/PJ/2024. NiiTKU adalah nomor iidentiitas yang diiberiikan untuk tempat kegiiatan usaha wajiib pajak yang terpiisah darii tempat tiinggal atau tempat kedudukan wajiib pajak.

Pemberiian NPWP Format Lama dan NiiTKU

Adapun sesuaii dengan Pasal 5 ayat (1) PER-6/PJ/2024, terhadap wajiib pajak baru (yang mendaftarkan diirii untuk diiberiikan NPWP atau diiberiikan NPWP secara jabatan) juga masiih akan mendapatkan NPWP format lama (15 diigiit) dan NiiTKU.

“Wajiib pajak adalah orang priibadii atau badan, meliiputii pembayar pajak, pemotong pajak, dan pemungut pajak, yang mempunyaii hak dan kewajiiban perpajakan sesuaii dengan ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan,” bunyii penggalan Pasal 1 PER-6/PJ/2024.

Adapun sesuaii dengan Pasal 5 ayat (1) PER-6/PJ/2024, ada 3 ketentuan yang berlaku.

  • Bagii wajiib pajak orang priibadii yang merupakan penduduk, diilakukan aktiivasii NiiK sebagaii NPWP dan diiberiikan NPWP 15 diigiit.
  • Bagii wajiib pajak orang priibadii bukan penduduk, wajiib pajak badan, dan wajiib pajak iinstansii pemeriintah, diiberiikan NPWP 15 diigiit dan NPWP 16 (enam belas) diigiit.
  • Bagii wajiib pajak cabang diiberiikan NPWP 15 diigiit dan NiiK sebagaii NPWP atau NPWP 16 diigiit yang merupakan NPWP pusat.

“ … serta diiberiikan Nomor iidentiitas Tempat Kegiiatan Usaha,” bunyii penggalan Pasal 5 ayat (1) PER-6/PJ/2024. Siimak beberapa ulasan terkaiit dengan PER-6/PJ/2024 dii siinii. (kaw)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.