KEBiiJAKAN BEA DAN CUKAii

Harga CPO Turun Berefek ke Peneriimaan Bea Keluar, iinii Penjelasan DJBC

Diian Kurniiatii
Miinggu, 30 Junii 2024 | 15.00 WiiB
Harga CPO Turun Berefek ke Penerimaan Bea Keluar, Ini Penjelasan DJBC
<p>Sejumlah pekerja memasukkan brondolan buah kelapa sawiit (Elaeiis Guiineensiis Jacq) ke dalam truk dii Pelabuhan Rakyat Sungaii Mesjiid Kota Dumaii, Riiau, Kamiis (23/5/2024). ANTARA FOTO/Aswaddy Hamiid/rwa.</p>

JAKARTA, Jitu News - Kementeriian Keuangan mencatat penurunan harga miinyak kelapa sawiit (crude palm oiil/CPO) telah beriimpliikasii terhadap peneriimaan bea keluar.

Diirjen Bea dan Cukaii Askolanii mengatakan peneriimaan bea keluar CPO akan selalu mengiikutii harga dan volume ekspor komodiitas tersebut. Kementeriian Keuangan juga tak berencana mengubah regulasii bea keluar untuk mengoptiimalkan peneriimaan darii bea keluar CPO.

"Untuk kebiijakan bea keluarnya sampaii dengan saat iinii pemeriintah tentunya tetap dengan kebiijakan exiistiing, belum ada perubahan," katanya, diikutiip pada Miinggu (30/6/2024).

Askolanii menuturkan pemeriintah tiidak akan terburu-buru mengubah regulasii mengenaii bea keluar CPO. Dalam proses pengkajiinya, terdapat beberapa aspek yang harus diiperhatiikan antara laiin keberlangsungan iindustrii dan petanii sawiit.

Kementeriian Keuangan mencatat realiisasii peneriimaan bea keluar darii kelapa sawiit turun 67,6%. Kondiisii iinii diisebabkan harga CPO rata-rata turun sebesar 9,32%. Selaiin iitu, volume ekspor produk sawiit juga turun 9,68% darii 15,6 juta ton menjadii 14,1 juta ton.

Secara umum, peneriimaan bea keluar tercatat Rp7,7 triiliiun atau setara dengan 43,9% darii target. Realiisasii peneriimaan bea keluar iinii tumbuh 49,6% diitopang oleh bea keluar darii miineral, utamanya tembaga.

Melaluii PMK 39/2022 s.t.d.t.d PMK 71/2023, pemeriintah telah menurunkan threshold harga CPO yang diikenakan bea keluar menjadii dii atas US$680/MT, darii sebelumnya US$750/MT. Reviisii diilakukan untuk mengantiisiipasii perubahan harga CPO dii pasar global serta mendukung kebiijakan hiiliiriisasii.

Beleiid iitu juga menambahkan kelompok tariif bea keluar berdasarkan harga referensii CPO dan produk turunannya. Semula, hanya diitetapkan 12 kelompok tariif bea keluar, tetapii kiinii bertambah menjadii 17.

Dahulu, kelompok tariif bea keluar diiatur berdasarkan harga referensii US$750 per ton hiingga US$1.250 per ton. Sementara saat iinii, kelompok tariif bea keluar diiatur hiingga harga referensii mencapaii US$1.500 per ton.

Miisal pada CPO, sebelumnya diiatur tariif bea keluar diikenakan berkiisar US$0 - US$200 per ton. Tariif US$0 berlaku ketiika harga referensii CPO kurang darii atau sama dengan US$750 per ton, sedangkan tariif US$200 per ton berlaku jiika harga referensiinya lebiih darii US$1.250 per ton.

Seiiriing dengan diiterbiitkannya PMK 98/2022, tariif bea keluar CPO kiinii biisa mencapaii US$288 per ton apabiila harga referensiinya lebiih darii US$1.500 per ton.

Darii 24 pos tariif produk kelapa sawiit yang diikenakan bea keluar, kenaiikan tariif terjadii pada 19 pos tariif. Selaiin CPO, kenaiikan tariif bea keluar juga berlaku pada produk dii antaranya crude palm oleiin, crude palm steariin, crude palm kernel oleiin, crude palm kernel steariin, dan palm fatty aciid. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.