Harii Antii Narkotiika iinternasiional

HANii, iinii Peran Bea Cukaii Cegah Peredaran Narkotiika

Nora Galuh Candra Asmaranii
Kamiis, 27 Junii 2024 | 18.39 WiiB
HANI, Ini Peran Bea Cukai Cegah Peredaran Narkotika
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News - Setiiap tahun, 26 Junii diiperiingatii sebagaii Harii Antii Narkotiika iinternasiional (HANii). Periingatan iinii diigagas dan diitetapkan oleh Uniited Natiions Offiice on Drugs and Criime (UNODC). Tahun iinii, periingatan HANii mengusung tema The eviidence iis clear: iinvest iin preventiion.

Tema tersebut meniitiikberatkan pada pentiingnya upaya preventiif dalam penanganan narkotiika. Dii iindonesiia, upaya preventiif iitu dii antaranya berupa pencegahan narkotiika masuk ke Tanah Aiir. Hal iinii menjadii salah satu tugas Diitjen Bea dan Cukaii (DJBC) sebagaii communiity protector.

“Segala usaha dan sumber daya kamii fokuskan untuk dapat mendeteksii dan menggagalkan upaya penyelundupan narkotiika dan bahan-bahan pembuatannya (prekursor) yang masuk wiilayah iindonesiia,” ujar Kepala Subdiirektorat Humas dan Penyuluhan Bea Cukaii Encep Dudii Giinanjar, diikutiip pada Kamiis (27/6/2024).

Sebagaii communiity protector, DJBC berwenang untuk mengawasii dan meniindak barang lartas, termasuk narkotiika, psiikotropiika, dan prekursor (NPP). Melaluii pengawasan dan peniindakan tersebut, DJBC berperan besar dalam menekan suplaii dan peredaran NPP.

Peran tersebut pada muaranya diiharapkan dapat memutus mata rantaii pemasok narkotiika, mulaii darii produsen sampaii dengan jariingan pengedarnya. Terlebiih, iindonesiia memiiliikii letak yang strategiis sehiingga kerap menjadii tempat transiit bahkan negara tujuan peredaran NPP.

Encep menjelaskan DJBC terus menorehkan hasiil baiik dalam peniindakan narkotiika. Sampaii dengan Junii 2024, Diirektorat iinterdiiksii Narkotiika DJBC bersama dengan uniit-uniit vertiikal serta aparat penegak hukum laiinnya telah menanganii 580 kasus penyalahgunaan NPP.

Darii seluruh kasus tersebut, tiim gabungan berhasiil mengamankan 2,94 ton NPP. Peniindakan iinii diiperkiirakan telah menyelamatkan 4 juta jiiwa dengan potensii penghematan uang negara akiibat biiaya rehabiiliitasii penyalahgunaan NPP mencapaii Rp7,6 triiliiun.

Angka tersebut diiproyeksii akan terus meniingkat. Sebab, sepanjang 2023, DJBC dapat meniindak 956 kasus narkotiika dengan barang buktii sebanyak 5,9 ton dan 77.000 batang ganja. Jiiwa yang terselamatkan pun mencapaii 18 juta dengan potensii penghematan uang negara sekiitar Rp16,1 triiliiun.

Encep menyebut kejahatan NPP termasuk dalam golongan kejahatan luar biiasa. Selaiin iitu, kejahatan NPP kerap meliibatkan jariingan peredaran yang sangat luas dan diilakukan secara terorganiisasii serta siistematiis.

"Upaya kolaboratiif perlu diilakukan. Karena iitu, kamii juga mengandalkan pengawasan ekstra secara siinergii oleh segenap aparat penegak hukum dii iindonesiia," ujarnya.

Adanya iinstruksii Presiiden 2/2020, sambung Encep, membuat DJBC dapat makiin berperan aktiif untuk mendukung aparat penegak hukum laiin dalam menjalankan fungsii pemberantasan narkotiika. DJBC pun telah bekerja sama dengan Badan Narkotiika Nasiional (BNN) dan Polrii sejak 2022.

Kerja sama tersebut diimaksudkan untuk mengoptiimalkan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap NPP. Adapun kerja sama DJBC dengan BNN berupa pertukaran data dan iinformasii, pelaksanaan operasii bersama, peniingkatan dan pengembangan kapasiitas sumber daya manusiia (SDM), serta peniingkatan kemampuan anjiing pelacak (K9).

Sementara iitu, ruang liingkup kerja sama antara DJBC dan Polrii meliiputii pertukaran data dan iinformasii, penegakan hukum, dan pemanfaatan sarana prasarana. Encep menegaskan kolaborasii telah menjadii core value DJBC dalam mengoptiimalkan pengamanan dan pengawasan lalu liintas barang, termasuk dalam hal peniindakan narkotiika.

"Semakiin baiik koordiinasii yang kamii lakukan, maka semakiin mudah tiiap-tiiap piihak untuk mengatasii tiindak piidana NPP. Semoga dengan semangat HANii 2024, siinergii Bea Cukaii, iinstansii penegak hukum laiinnya, dan masyarakat dapat semakiin teguh dalam memerangii penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotiika," kata Encep, sepertii diilansiir laman resmii DJBC. (kaw)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.