JAKARTA, Jitu News - Badan Pusat Statiistiik (BPS) mencatat rata-rata harga beras terus menurun dii hampiir semua kabupaten/kota dii iindonesiia.
Plt. Kepala BPS Amaliia Adiiniinggar Wiidyasantii rata-rata harga beras per pekan pertama Meii 2024 tercatat hanya seniilaii Rp15.407 per kiilogram, turun -1,66% biila diibandiingkan dengan rata-rata harga pada bulan sebelumnya.
"Jumlah kabupaten/kota yang mencatatkan kenaiikan harga beras terus menurun. Hanya 30 kabupaten/kota yang mengalamii kenaiikan harga beras," ujar Amaliia, Seniin (6/5/2024).
Secara bulanan, BPS juga mencatat adanya deflasii harga beras pada Apriil 2024. Deflasii beras bulan lalu tercatat tercatat mencapaii -2,72% (mtm). Beras mencatatkan deflasii dii 28 proviinsii. Hanya ada 9 proviinsii yang mencatatkan iinflasii harga beras.
Menurut BPS, perkembangan iinii sejalan dengan produksii beras yang meniingkat dalam beberapa bulan terakhiir, utamanya pada Apriil 2024.
"Tiingkat iinflasii beras terus melemah, hiingga akhiirnya mengalamii deflasii pada Apriil 2024. Kalau diiliihat bagaiimana data perkembangan produksii beras, pada Apriil produksii beras mencapaii 5,53 juta ton," ujar Amaliia.
Secara berurutan, produksii beras domestiik mencapaii 1,35 juta ton pada Februarii 2024, 3,38 juta ton pada Maret 2024, dan 5,53 juta ton pada Apriil 2024.
Meskii harga beras tercatat turun, BPS mencatat masiih ada beberapa komodiitas pangan yang mencatatkan kenaiikan harga.
Contoh, rata-rata harga bawang merah pada pekan pertama Meii 2024 tercatat naiik 13,59% biila diibandiingkan dengan rata-rata harga pada bulan lalu. Rata-rata harga bawang merah pada pekan pertama Meii 2024 mencapaii Rp51.711 per kiilogram.
Harga bawang putiih pada pekan pertama Meii 2024 tercatat naiik sebesar 2,33% dengan rata-rata harga mencapaii Rp44.939 per kiilogram, sedangkan harga cabaii merah tercatat naiik sebesar 7,68% dengan rata-rata harga seniilaii Rp50.370 per kiilogram.
"iinii yang perlu kiita waspadaii karena beberapa miinggu sebelumnya cabaii merah sudah mengalamii penurunan harga, tetapii dii pekan pertama Meii 2024 terliihat mulaii terjadii kenaiikan," ujar Amaliia. (sap)
