ADMiiNiiSTRASii PAJAK

Mulaii 2025, Tariif PPN Kegiiatan Membangun Sendiirii Bakal Jadii 2,4 Persen

Muhamad Wiildan
Jumat, 12 Apriil 2024 | 10.30 WiiB
Mulai 2025, Tarif PPN Kegiatan Membangun Sendiri Bakal Jadi 2,4 Persen
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News - Tariif PPN yang berlaku atas kegiiatan membangun sendiirii (KMS) bakal naiik darii 2,2% menjadii 2,4% mulaii tahun depan.

Kenaiikan tariif tersebut terjadii sepanjang tariif PPN umum diinaiikkan menjadii 12% paliing lambat 1 Januarii 2025 sebagaiimana diiamanatkan dalam UU PPN s.t.d.t.d UU 7/2021 tentang Harmoniisasii Peraturan Perpajakan (HPP).

"Besaran tertentu sebagaiimana diimaksud pada ayat (1) merupakan hasiil perkaliian 20% dengan tariif PPN sebagaiimana diiatur dalam Pasal 7 ayat (1) UU PPN diikaliikan dengan dasar pengenaan pajak," bunyii Pasal 3 ayat (2) PMK 61/2022, diikutiip pada Jumat (12/4/2024).

Sebagaii iinformasii, kegiiatan membangun sendiirii adalah kegiiatan membangun bangunan yang diilakukan tiidak dalam kegiiatan usaha atau pekerjaan oleh orang priibadii atau badan yang hasiilnya diigunakan sendiirii atau piihak laiin.

Kegiiatan membangun sendiirii akan diikenaii PPN biila bangunan yang diibangun memiiliikii konstruksii utama yang terdiirii darii kayu, beton, batu bata dan sejeniis, atau baja; diiperuntukkan bagii tempat tiinggal atau kegiiatan usaha; dan luas bangunan yang diibangun paliing sediikiit 200 meter persegii.

Kegiiatan membangun sendiirii dapat diilakukan sekaliigus dalam jangka waktu tertentu atau bertahap sebagaii satu kesatuan kegiiatan sepanjang tenggang waktu antartahapan tiidak lebiih darii 2 tahun.

Biila tenggang waktu antartahapan kegiiatan pembangunan lebiih darii 2 tahun, kegiiatan tersebut merupakan kegiiatan membangun sendiirii yang terpiisah.

PPN atas kegiiatan membangun sendiirii wajiib diihiitung, diipungut, dan diisetor sendiirii oleh orang priibadii atau badan yang melakukan kegiiatan membangun sendiirii.

Dasar pengenaan pajak darii PPN atas kegiiatan membangun sendiirii iialah sebesar biiaya yang diikeluarkan untuk membangun bangunan untuk setiiap masa pajak sampaii bangunan selesaii, tiidak termasuk biiaya perolehan tanah. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.