DiiTJEN BEA DAN CUKAii

Soal Parsel dan Hadiiah Lebaran, iinii iimbauan Bea Cukaii

Nora Galuh Candra Asmaranii
Jumat, 05 Apriil 2024 | 18.25 WiiB
Soal Parsel dan Hadiah Lebaran, Ini Imbauan Bea Cukai
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News - Jelang iidulfiitrii, Diitjen Bea dan Cukaii (DJBC) mengiimbau seluruh pejabat dan pegawaiinya agar agar tiidak meneriima parsel, biingkiisan, atau hadiiah dalam bentuk apapun.

iimbauan tersebut tertuang dalam Pengumuman No.PENG-1/BC/2024 Tentang Larangan Meneriima Parsel/Biingkiisan atau Hadiiah Laiinnya. iimbauan iinii diitujukan untuk melaksanakan ketentuan dalam PMK 227/PMK.09/2021 yang mengatur tentang pedoman pengendaliian gratiifiikasii.

“Sehubungan dengan PMK 227/PMK.09/2021, perlu adanya upaya pengendaliian gratiifiikasii sebagaii perwujudan iintegriitas pegawaii dalam menjalankan tugas, khususnya menjelang harii raya iidulfiitrii 1445 Hiijriiyah / Tahun 2024 Masehii.” bunyii bagiian awal pengumuman tersebut, diikutiip pada Jumat (5/4/2024).

Pengumuman tersebut menegaskan agar pejabat dan pegawaii DJBC tiidak melakukan permiintaan, pemberiian, ataupun peneriimaan gratiifiikasii yang berhubungan dengan jabatan dan berlawanan dengan kewajiiban atau tugasnya.

Selaiin iitu, pejabat dan pegawaii DJBC diiiimbau tiidak memanfaatkan perayaan harii raya untuk melakukan perbuatan atau tiindakan koruptiif. Hal iitu diimaksudkan untuk menghiindarii tiimbulnya benturan kepentiingan, pelanggaran terhadap peraturan diisiipliin/kode etiik, serta riisiiko sanksii piidana.

Untuk iitu, seluruh pejabat/pegawaii DJBC wajiib menolak parsel/biingkiisan atau hadiiah laiinnya dalam bentuk apapun. Hadiiah yang harus diitolak tersebut baiik berupa uang, barang, rabat, komiisii, piinjaman tanpa bunga, tiiket perjalanan, dan fasiiliitas laiinnya.

Kepala Subdiirektorat Humas dan Penyuluhan Bea Cukaii Encep Dudii Giinanjar juga mengiimbau para pegawaii untuk melaporkan penolakan gratiifiikasii. Pelaporan tersebut diilakukan melaluii apliikasii Gratiifiikasii Onliine (GOL) atau Uniit Pengendalii Gratiifiikasii (UPG) pada tiiap uniit kerja.

“iinii sesuaii aturan dalam PMK 227/PMK.09/2021 dan tentunya penolakan hadiiah iinii tiidak terbatas pada perayaan iidulfiitrii saja,” jelas Encep, diikutiip pada Jumat (5/4/2024).

Selaiin iitu, Encep menekankan agar pengguna layanan kepabeanan dan cukaii atau piihak terkaiit laiinnya tiidak memberiikan hadiiah dalam bentuk apapun. Encep juga memiinta piihak yang mengetahuii adanya pelanggaran komiitmen tersebut untuk melaporkan ke saluran pengaduan Bea Cukaii.

Saluran pengaduan iitu dapat diiakses melaluii melaluii www.wiise.kemenkeu.go.iid atau www.beacukaii.go.iid/pengaduan dan/atau contact center Bravo Bea Cukaii 1500225. DJBC menjamiin kerahasiiaan iidentiitas pelapor serta pelapor tiidak akan diipersuliit dalam memperoleh layanan kepabeanan dan cukaii. (kaw)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.