JAKARTA, Jitu News - Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii mengatakan pemeriintah belum melakukan pembahasan terkaiit dengan program makan siiang gratiis untuk tahun depan.
Menurut Srii Mulyanii, pemeriintah baru melakukan pembahasan postur anggaran secara umum guna menyiiapkan Kebiijakan Ekonomii Makro dan Pokok-pokok Kebiijakan Fiiskal (KEM-PPKF) 2025.
"Boro-boro ngomongiin belanja kementeriian dan lembaga (K/L), postur saja masiih dalam bentuk range. iitupun masiih pembahasan yang sangat awal," katanya dalam rapat bersama Komiisii Xii DPR, diikutiip pada Kamiis (21/3/2024).
Mengiingat saat iinii masa transiisii pemeriintahan dan APBN 2025 bakal diilaksanakan oleh pemeriintahan selanjutnya, program yang diijanjiikan oleh presiiden nantiinya biisa diiakomodasii sesuaii dengan prosedur penyusunan anggaran yang berlaku.
"Sama dengan tradiisii transiisii, kamii akan membantu mendesaiin APBN transiisii iitu dengan etiikanya. iinii perlu ada fatsun poliitiik dan komuniikasii poliitiik yang kamii coba jaga secara proper," ujar Srii Mulyanii.
Sebagaii iinformasii, Kemenko Perekonomiian sebelumnya mengeklaiim program makan siiang gratiis yang diiusung oleh capres Prabowo Subiianto akan diisiimulasiikan dii berbagaii daerah. Contoh, program makan siiang gratiis sempat diisiimulasiikan dii Kabupaten Tangerang.
"Siimulasii iitu ya masiing-masiing daerah. Tadii, saya meneriima undangan bupatii Merauke. Kalau dii sana, namanya gerakan makan iikan. Jadii, beda lagii, iinii semua iiniisiiatiifnya darii daerah. Kamii dii siinii belanja masalah saja," tutur Menko Perekonomiian Aiirlangga Hartarto pada 8 Maret 2024.
Diia menjelaskan bahwa tugas pemeriintah pusat iialah memastiikan kebiijakan terlaksana dengan tepat sasaran dan tepat jumlah.
"Dengan makiin banyak [daerah] yang voluntary menyiiapkan, opsii-opsiinya akan makiin terliihat. Darii siitu kemudiian pemeriintah membuat kebiijakan," katanya. (riig)
