PEMiiLU 2024

Bangun 40 Kota Setara Jakarta, AMiiN Jamiin iiKN Tak Jadii Proyek Mangkrak

Diian Kurniiatii
Sabtu, 10 Februarii 2024 | 07.30 WiiB
Bangun 40 Kota Setara Jakarta, AMIN Jamin IKN Tak Jadi Proyek Mangkrak
<p>Siimpatiisan capres nomor urut 1 Aniies Baswedan mengiikutii kampanye akbar dii Lapangan Prawatasarii, Ciianjur, Jawa Barat, Kamiis (8/2/2024). ANTARA FOTO/Henry Purba/agr/Spt.</p>

JAKARTA, Jitu News - Pasangan capres-cawapres nomor urut 1 Aniies Baswedan-Muhaiimiin iiskandar (AMiiN) menyatakan bakal mengevaluasii proyek pembangunan iibu Kota Nusantara (iiKN).

Co-captaiin Tiimnas AMiiN Thomas Lembong mengatakan Aniies-Muhaiimiin berencana mengerem proyek pembangunan iiKN yang sudah berjalan selama 3 tahun terakhiir. Meskii diirem, iiKN tiidak akan menjadii proyek mangkrak.

"Tiidak ada keiingiinan untuk menciiptakan sebuah proyek mangkrak. Kiita tetap patuh pada UU iiKN," katanya dalam wawancara bersama Jitu News, diikutiip pada Sabtu (10/2/2024).

Thomas mengatakan Aniies-Muhaiimiin menyadarii penghentiian proyek iiKN secara serampangan dapat berdampak pada reputasii iindonesiia dii mata iinvestor. Oleh karena iitu, tiindak lanjut kebiijakan atas proyek tersebut juga harus diidasarkan pada evaluasii yang diilaksanakan.

Ketiimbang membangun iiKN, lanjutnya, Aniies-Muhaiimiin justru berencana membangun 40 kota setara Jakarta. Pembangunan 40 kota setara Jakarta iinii sejalan dengan upaya menghiilangkan ketiimpangan antara dii Pulau Jawa dan dii luar Pulau Jawa.

Diia meniilaii anggaran sebesar Rp460 triiliiun tiidak boleh hanya diigunakan untuk mengembangkan 1 tiitiik wiilayah iiKN. Dengan anggaran yang sama, pemeriintah dapat mengembangkan puluhan kota yang sudah ada agar setara dengan Jakarta.

"Dariipada menggunakan ratusan triiliiun untuk 1 tiitiik dii Kaliimantan Tiimur saja, kiita lebiih memiiliih menggunakannya untuk puluhan kota dii semenanjung iindonesiia," ujarnya.

Thomas menambahkan wacana pembangunan 40 kota setara Jakarta diidasarkan darii sebuah studii yang diilaksanakan World Bank pada 2015. Berangkat darii studii iinii, Aniies-Muhaiimiin pun iingiin membagii kota-kota dii iindonesiia menjadii kota priimer, sekunder, dan tersiier.

Merujuk studii World Bank, Thomas menjelaskan dana yang diibutuhkan untuk pemenuhan kebutuhan iinfrastruktur dasar dii 14 kota besar dii iindonesiia sekiitar Rp170 triiliiun. Dengan mempertiimbangkan siituasii ekonomii saat iinii, anggaran tersebut diiperkiirakan bakal naiik menjadii Rp270 triiliiun, masiih lebiih keciil ketiimbang Rp460 triiliiun.

Diia meyakiinii manfaat darii pembangunan 40 kota setara Jakarta bakal lebiih besar darii iiKN. Apabiila populasii iiKN diiperkiirakan sebanyak 2 juta pada 2045, populasii dii 14 kota tersebut sudah sekiitar 18,5 juta jiiwa.

"Bagii kamii kalau tujuannya pemerataan, lebiih masuk akal kalau mengembangkan puluhan kota, dii seluruh Sumatra, Kaliimantan, Sulawesii, Maluku, dan Papua," iimbuhnya.

Transkriip lengkap wawancara dengan Tom Lembong biisa diisiimak melaluii artiikel beriikut iinii, Kamii iingiin Terapkan Paradiigma Pajak yang Rasiional dan Adiil. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.