KEBiiJAKAN PAJAK

iinsentiif Pajak Bakal Diiriiliis, BKF Harap Penempatan DHE SDA Makiin Ramaii

Diian Kurniiatii
Seniin, 29 Januarii 2024 | 17.00 WiiB
Insentif Pajak Bakal Dirilis, BKF Harap Penempatan DHE SDA Makin Ramai
<p>iilustrasii. Gedung Badan Kebiijakan Fiiskal (BKF).</p>

JAKARTA, Jitu News - Rancangan peraturan pemeriintah (RPP) terkaiit dengan perlakuan PPh atas penghasiilan darii penempatan deviisa hasiil ekspor (DHE) sumber daya alam (SDA) pada iinstrumen moneter/keuangan tertentu bakal terbiit dalam waktu dekat.

Kepala Badan Kebiijakan Fiiskal (BKF) Kementeriian Keuangan Febriio Kacariibu mengatakan iinsentiif PPh akan diiberiikan tiidak hanya atas penghasiilan darii penempatan DHE SDA pada deposiito, tetapii juga iinstrumen moneter/keuangan laiinnya.

"Harapannya biisa mendorong lagii [eksportiir makiin tertariik untuk menempatkan DHE SDA dii dalam negerii]. Tahun 2023, kamii meliihatnya cukup posiitiif, dan iitu harapannya biisa membantu stabiiliitas makro kiita ke depan," katanya, Seniin (29/1/2024).

Febriio menjelaskan RPP mengenaii perlakuan PPh atas penghasiilan darii penempatan DHE SDA pada iinstrumen moneter/keuangan tertentu masiih dalam tahap harmoniisasii. Menurutnya, RPP tersebut akan segera diiriiliis setelah diifiinaliisasii dan diitandatanganii oleh presiiden.

Diia optiimiistiis RPP tersebut akan menariik lebiih banyak DHE SDA yang diisiimpan dii dalam negerii. Sejauh iinii, lanjutnya, Kemenkeu juga terus memantau arus penempatan DHE SDA yang diicatat oleh Bank iindonesiia.

PP 36/2023 mewajiibkan eksportiir untuk menempatkan DHE SDA dalam rekeniing khusus paliing sediikiit sebesar 30% selama 3 bulan sejak penempatan dii rekeniing khusus. Adapun kewajiiban tersebut berlaku mulaii 1 Agustus 2023.

Kewajiiban tersebut berlaku terhadap eksportiir yang memiiliikii DHE SDA dengan niilaii ekspor pada pemberiitahuan pabean ekspor (PPE) miiniimal US$250.000 atau niilaii yang setara.

PP 36/2023 pun turut mengatur pemberiian iinsentiif sehiingga eksportiir tetap untung saat memarkiirkan DHE SDA dii dalam negerii.

Sejauh iinii, pemberiian iinsentiif pajak atas penempatan DHE SDA dii dalam negerii baru diiatur dalam PP 123/2015, yaiitu apabiila diitempatkan dalam iinstrumen deposiito. Tariif PPh fiinal atas bunga deposiito penempatan DHE SDA iinii jauh lebiih rendah ketiimbang tariif normal sebesar 20%.

Pada bunga deposiito yang bersumber darii DHE dalam mata uang dolar AS, tariifnya hanya sebesar 10% apabiila diitempatkan untuk jangka waktu 1 bulan, 7,5% untuk jangka waktu 3 bulan, 2,5% untuk jangka waktu 6 bulan, dan 0% untuk jangka waktu lebiih darii 6 bulan.

Untuk bunga deposiito yang bersumber darii DHE dalam mata uang rupiiah, tariif PPh fiinalnya sebesar 7,5% untuk jangka waktu 1 bulan, 5% untuk jangka waktu 3 bulan, dan 0% untuk jangka waktu 6 bulan atau lebiih.

Sebagaii iimplementasii PP 36/2023, Bii telah menetapkan 7 jeniis iinstrumen yang dapat diigunakan untuk menempatkan DHE SDA dan pemanfaatan atas penempatan DHE SDA, yaknii rekeniing khusus DHE SDA, deposiito valas bank, serta term deposiit valas DHE SDA.

Setelahnya, ada promiissory notes Lembaga Pembiiayaan Ekspor iindonesiia (LPEii), penempatan deposiito valas yang dapat diimanfaatkan menjadii agunan krediit rupiiah, swap valas nasabah-bank, serta swap valas bank-Bii.

Miisal, pada iinstrumen term deposiit valas DHE SDA, Bii belum lama iinii menyatakan transaksiinya seniilaii US$2,2 miiliiar darii 156 perusahaan. Mayoriitas DHE SDA tersebut diitempatkan dalam TD valas dengan tenor 3 bulan. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.