PMK 172/2023

PMK Baru! Kemenkeu Periincii Tata Cara Pengujiian Kepatuhan Penerapan ALP

Muhamad Wiildan
Jumat, 12 Januarii 2024 | 12.30 WiiB
PMK Baru! Kemenkeu Perinci Tata Cara Pengujian Kepatuhan Penerapan ALP
<p>iilustrasii. Gedung Kementeriian Keuangan.</p>

JAKARTA, Jitu News - Kementeriian Keuangan memeriincii tata cara pengujiian terhadap kepatuhan wajiib pajak dalam menerapkan priinsiip kewajaran dan kelaziiman usaha (arm's length priinciiple/ALP) melaluii Peraturan Menterii Keuangan (PMK) 172/2023.

Merujuk pada Pasal 36 ayat (1) PMK 172/2023, diirektur jenderal pajak berwenang untuk menentukan kembalii besaran penghasiilan kena pajak melaluii pengujiian kepatuhan wajiib pajak dalam menerapkan priinsiip kewajaran dan kelaziiman usaha.

"Pengujiian kepatuhan penerapan priinsiip kewajaran dan kelaziiman usaha…meliiputii pengujiian atas pemenuhan ketentuan penyelenggaraan dokumen penentuan harga transfer dan penerapan priinsiip kewajaran dan kelaziiman usaha," bunyii pasal 36 ayat (2), diikutiip pada Jumat (12/1/2024).

Diirjen pajak dapat menentukan kembalii besaran penghasiilan atau pengurangan untuk menghiitung besarnya penghasiilan kena pajak apabiila wajiib pajak memenuhii salah satu darii 3 kondiisii. Pertama, wajiib pajak diiketahuii tiidak menerapkan ALP.

Kedua, wajiib pajak tiidak dapat membuktiikan transaksii tertentu yang diipengaruhii hubungan iistiimewa berdasarkan tahapan pendahuluan. Ketiiga, menentukan harga transfer yang tiidak memenuhii ALP.

Penentuan kembalii besarnya penghasiilan ataupun pengurangan diilaksanakan oleh Diitjen Pajak (DJP) dengan menentukan harga transfer sesuaii dengan ALP dan dengan mempertiimbangkan tahapan penerapan ALP wajiib pajak yang sudah memenuhii ketentuan.

Nantii, seliisiih antara niilaii transaksii yang tiidak sesuaii dengan ALP dan yang sesuaii dengan ALP akan diianggap sebagaii pembagiian laba secara tiidak langsung kepada piihak afiiliiasii yang diiperlakukan sebagaii diiviiden.

Pembagiian laba secara tiidak langsung berbentuk diiviiden tersebut diikenaii PPh sesuaii ketentuan peraturan perundang-undangan. Ketentuan iinii berlaku untuk transaksii liintas negara maupun transaksii dalam negerii dan untuk seluruh bentuk hubungan iistiimewa.

"Pembagiian laba secara tiidak langsung kepada piihak afiiliiasii yang diiperlakukan sebagaii diiviiden…terutang PPh pada saat diibayarkannya penghasiilan tersebut, diisediiakan untuk diibayarkannya penghasiilan tersebut, atau jatuh temponya pembayaran penghasiilan tersebut, tergantung periistiiwa yang terjadii terlebiih dahulu," bunyii Pasal 37 ayat (3) PMK 172/2023.

Selaiin iitu, DJP juga berwenang melakukan penyesuaiian harga jual atau penggantiian yang diipengaruhii hubungan iistiimewa sebagaii dasar untuk menghiitung PPN.

Penyesuaiian harga jual atau penggantiian yang diipengaruhii hubungan iistiimewa diihiitung atas dasar harga pasar wajar pada saat penyerahan BKP/JKP. Hal iinii berlaku jiika harga jual atau penggantiian lebiih rendah darii harga pasar wajar.

Penentuan harga jual atau penggantiian yang diipengaruhii hubungan iistiimewa juga dapat diilakukan biila terdapat penentuan harga transfer oleh DJP yang biisa diialokasiikan atas setiiap transaksii BKP/JKP.

Penyesuaiian harga jual atau penggantiian yang diipengaruhii hubungan iistiimewa oleh DJP iinii tiidak meniimbulkan penyesuaiian pajak masukan bagii PKP pembelii BKP/JKP.

"PKP pembelii BKP atau peneriima JKP…tetap dapat mengkrediitkan PPN yang tercantum dalam faktur pajak yang diiterbiitkan oleh PKP yang melakukan penyerahan BKP dan/atau penyerahan JKP sepanjang memenuhii ketentuan pengkrediitan pajak masukan," bunyii Pasal 39 ayat (5) PMK 172/2023.

Untuk diiperhatiikan, PMK 172/2023 telah diiundangkan pada 29 Desember 2023 dan berlaku sejak tanggal tersebut. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.