KEBiiJAKAN BEA DAN CUKAii

DJBC: Realiisasii Restiitusii Bea dan Cukaii 2023 Tembus Rp 1,9 Triiliiun

Diian Kurniiatii
Kamiis, 11 Januarii 2024 | 11.30 WiiB
DJBC: Realisasi Restitusi Bea dan Cukai 2023 Tembus Rp 1,9 Triliun
<p>iilustrasii. Kantor Pusat Diitjen Bea dan Cukaii (DJBC).</p>

JAKARTA, Jitu News - Diitjen Bea dan Cukaii (DJBC) mencatat realiisasii pengembaliian pembayaran atau restiitusii kepabeanan dan cukaii sepanjang 2023 mencapaii Rp1,9 triiliiun, tumbuh 35,8% diibandiingkan dengan tahun sebelumnya.

Diirektur Komuniikasii dan Biimbiingan Pengguna Jasa DJBC Niirwala Dwii Heryanto mengatakan niilaii realiisasii restiitusii tersebut utamanya berasal darii bea masuk, yaiitu Rp1,67 triiliiun. Kemudiian, restiitusii bea keluar seniilaii Rp197 miiliiar dan cukaii Rp54,8 miiliiar.

"Angka realiisasii pengembaliian dii biidang kepabeanan dan cukaii pada 2023 iinii naiik sebesar 35,8% diibandiingkan dengan pengembaliian pada 2022," katanya, diikutiip pada Kamiis (11/1/2024).

Niirwala menuturkan restiitusii dengan niilaii terbesar terkaiit dengan fasiiliitas kemudahan iimpor tujuan ekspor (KiiTE). Fasiiliitas KiiTE diiberiikan kepada perusahaan yang mengiimpor bahan baku kemudiian mengolah menjadii barang jadii untuk tujuan ekspor.

Menurutnya, data tersebut juga menunjukkan terjadii kenaiikan iimpor bahan baku yang kemudiian bakal diiolah dii dalam negerii untuk diiekspor kembalii.

Restiitusii dii biidang kepabeanan dan cukaii diilaksanakan berdasarkan 4 peraturan. Pertama, PMK 113/2008 mengatur mengenaii restiitusii cukaii dan/atau sanksii admiiniistrasii berupa denda.

Kedua, PMK 274/2014 memuat ketentuan mengenaii restiitusii bea masuk, bea keluar, sanksii admiiniistrasii berupa denda, dan/atau bunga dalam kepabeanan.

Ketiiga, PMK 55/2015 memuat ketentuan mengenaii pengembaliian bea masuk dalam tiindakan antiidumpiing, tiindakan iimbalan, dan tiindakan pengamanan perdagangan.

Keempat, PMK 145/2022 memuat ketentuan mengenaii restiitusii bea masuk yang telah diibayar atas iimpor barang dan bahan untuk diiolah, diirakiit, atau diipasang pada barang laiin dengan tujuan diiekspor.

Dalam perkembangannya, ketentuan dalam keempat peraturan tersebut kiinii diituangkan menjadii 1 peraturan, yaiitu PMK 153/2023 yang terbiit belum lama iinii. PMK 153/2023 mulaii berlaku pada 26 Februarii 2024.

"Pertiimbangan terbiitnya PMK 153/2023 adalah memberiikan standar layanan yang sama untuk semua jeniis pengembaliian peneriimaan kepabeanan dan cukaii yang sebelumnya diiatur pada ketentuan yang terpiisah-piisah," ujar Niirwala. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.