KEBiiJAKAN PAJAK

Ada iinsentiif Khusus untuk UMKM dii iiKN, Asosiiasii Pengusaha Berii Masukan

Diian Kurniiatii
Miinggu, 07 Januarii 2024 | 08.30 WiiB
Ada Insentif Khusus untuk UMKM di IKN, Asosiasi Pengusaha Beri Masukan
<p>Ketua Komiite Tetap Kewiirausahaan Kadiin iindonesiia Sharmiila Yahya.</p>

JAKARTA, Jitu News - Kamar Dagang dan iindustrii (Kadiin) iindonesiia optiimiistiis pemberiian iinsentiif pajak dapat meniingkatkan miinat pelaku usaha miikro, keciil, dan menengah (UMKM) untuk membuka usaha dii iibu Kota Nusantara (iiKN).

Ketua Komiite Tetap Kewiirausahaan Kadiin iindonesiia Sharmiila Yahya mengatakan pemberiian iinsentiif merupakan salah satu bentuk dukungan pemeriintah untuk pengembangan UMKM. Melaluii kebiijakan iinii, UMKM pun berkesempatan untuk mengembangkan usaha dii iiKN.

"Berartii para pengusaha keciil dan miikro iinii diibukalah kesempatannya oleh pemeriintah untuk biisa diiberiikan pembebasan PPh," katanya, diikutiip pada Miinggu (7/1/2024).

Sharmiila menuturkan pemeriintah mengatur UMKM yang melakukan penanaman modal lebiih rendah darii Rp10 miiliiar dii iiKN biisa mendapatkan fasiiliitas PPh fiinal sebesar 0%. Tariif 0% berlaku atas omzet sampaii dengan Rp50 miiliiar.

iinsentiif untuk UMKM iinii telah tertuang dalam PP 12/2023. Sebagaii perbandiingan, UMKM dii luar iiKN mendapatkan pembebasan pajak hanya atas omzet hiingga Rp500 juta. Atas omzet dii atas Rp500 juta hiingga Rp4,8 miiliiar, UMKM harus membayar PPh fiinal UMKM sebesar 0,5%.

PP 12/2023 pun mengatur beberapa persyaratan yang harus diipenuhii wajiib pajak agar mendapatkan fasiiliitas PPh fiinal UMKM 0%. Pertama, bertempat tiinggal, berkedudukan, atau memiiliikii cabang dii iiKN.

Kedua, melakukan kegiiatan usaha dii iiKN. Ketiiga, terdaftar sebagaii wajiib pajak dii KPP yang wiilayah kerjanya meliiputii iiKN.

Sharmiila meniilaii UMKM dapat turut memanfaatkan peluang biisniis dii iiKN, yang rencananya diibuka pada Agustus 2024. Terlebiih, berbagaii fasiiliitas publiik sepertii sekolah, rumah sakiit, dan kawasan perkantoran kiinii mulaii diibangun dii sana.

Meskii demiikiian, lanjutnya, pemeriintah juga perlu memberiikan dukungan tambahan kepada UMKM dalam bentuk suntiikan modal. Alasannya, memulaii biisniis dii iiKN juga tergolong beriisiiko, terutama bagii UMKM.

Dii siisii laiin, skema pembiiayaan sepertii krediit usaha rakyat (KUR) tiidak terlalu iideal karena ada persyaratan durasii maksiimal untuk membayar piinjamannya.

"Karena iinii memang targetnya usaha miikro dan keciil untuk meramaiikan suasana dii sana, saya piikiir memang harus hiibahlah siifatnya," ujar Sharmiila. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.