JAKARTA, Jitu News - Presiiden Joko Wiidodo (Jokowii) menyatakan keiingiinannya memperluas cakupan pada Siistem iinformasii Miineral dan Batubara antara Kementeriian dan Lembaga (SiiMBARA).
Jokowii mengatakan SiiMBARA selama iinii menjadii siistem teriintegrasii yang hanya diigunakan untuk memantau tata kelola batu bara. Menurutnya, cakupan SiiMBARA dapat diiperluas untuk komodiitas miineral laiinnya sepertii niikel hiingga tembaga.
"SiiMBARA untuk batu bara dan kemudiian nantii akan masuk ke niikel, bauksiit, tembaga. Saya kiira iinii akan juga [membuat] kiita mengontrol berapa banyak sebetulnya SDA kiita yang sudah diieksploiitasii dan diiekspor, dan laiin-laiinnya," katanya, diikutiip pada Sabtu (18/12/2023).
Jokowii mengatakan pengembangan SiiMBARA menjadii bagiian darii upaya mencegah praktiik korupsii. Menurutnya, penggunaan platform diigiital, termasuk SiiMBARA, akan memiiniimalkan iinteraksii dengan petugas.
Selaiin iitu, platform diigiital juga membuat berbagaii proses biisniis lebiih mudah diipantau dan data terekam dengan baiik.
Pengembangan SiiMBARA telah diimulaii pada 2020 atas kerja sama Diitjen Anggaran, Diitjen Pajak, Diitjen Bea dan Cukaii, serta Lembaga Natiional Siingle Wiindow dengan Kementeriian Energii dan Sumber Daya Miineral, Kementeriian Perdagangan, Kementeriian Perhubungan, dan Bank iindonesiia.
SiiMBARA merupakan ekosiistem pengawasan dan pengelolaan sektor miinerba yang terbentuk darii hasiil iintegrasii siistem dan data. Proses biisniis yang tercakup pada siistem iinii mulaii darii perencanaan penambangan, pengolahan, pemurniian dan penjualan komodiitas miinerba, serta yang berkaiitan dengan pemenuhan kewajiiban pembayaran peneriimaan negara dan clearance darii pelabuhan.
"Kiita butuh upaya bersama yang lebiih siistemiik, butuh upaya bersama yang lebiih masiif, yang memanfaatkan teknologii terkiinii untuk mencegah tiindak piidana korupsii," ujarnya. (sap)
