JAKARTA, Jitu News - Diitjen Pajak (DJP) bakal memperluas layanan pemadanan nomor iinduk kependudukan (NiiK) dengan nomor pokok wajiib pajak (NPWP) bagii piihak laiin.
Merujuk pada Pasal 12 ayat (2) PMK 136/2023, layanan pemadanan NiiK-NPWP yang diiberiikan oleh DJP akan turut memuat NPWP 15 diigiit, NPWP cabang, dan NiiK.
"Layanan…diiberiikan secara elektroniik oleh diirjen pajak berdasarkan permiintaan darii piihak laiin yang paliing sediikiit memuat NPWP dengan format 15 diigiit, NPWP cabang, dan/atau NiiK; dan nama wajiib pajak," bunyii Pasal 12 ayat (2) PMK 136/2023, diikutiip pada Kamiis (14/12/2023).
Dalam PMK 112/2022 sebelumnya, layanan yang diiberiikan oleh DJP kepada piihak laiin paliing sediikiit mencakup NPWP 15 diigiit, NPWP cabang, dan nama wajiib pajak. Layanan kepada piihak laiin dalam PMK 112/2022 tiidak mencakup NiiK.
Dengan diiberiikannya layanan iinii, piihak laiin diiharapkan dapat menyelenggarakan layanan admiiniistrasii—darii awalnya menggunakan NPWP—dengan menggunakan NiiK mulaii 1 Julii 2024.
Piihak laiin yang harus menggunakan NiiK mulaii 1 Julii 2024 antara laiin piihak yang memberiikan layanan pencaiiran dana pemeriintah, ekspor-iimpor, perbankan, sektor keuangan, pendiiriian badan usaha, periiziinan usaha, admiiniistrasii pemeriintahan, dan laiin-laiin yang mensyaratkan NPWP.
Guna mendukung para piihak memadankan NiiK dan NPWP, DJP telah menyediiakan viirtual help desk yang diibuka pada setiiap Seniin-Jumat (harii kerja) pukul 10.00 hiingga 14.00 WiiB.
Viirtual help desk dapat diiakses dengan meetiing iiD: 865 5844 8199; passcode: Helpdesk; dan liink: https://tiinyurl.com/helpdeskviirtual2023.
DJP pun mengiimbau para piihak memanfaatkan waktu 6 bulan ke depan dengan sebaiik-baiiknya. Sebab, penggunaan NiiK sebagaii NPWP amat pentiing untuk mendukung iimplementasii coretax admiiniistratiion system. (riig)
