KEBiiJAKAN CUKAii

Tak Ada Aksii Borong Piita Cukaii Rokok Tahun iinii, DJBC Ungkap Sebabnya

Diian Kurniiatii
Rabu, 13 Desember 2023 | 09.16 WiiB
Tak Ada Aksi Borong Pita Cukai Rokok Tahun Ini, DJBC Ungkap Sebabnya
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News - Diitjen Bea dan Cukaii (DJBC) menyebut tiidak ada aksii pemborongan piita cukaii hasiil tembakau (forestalliing) pada akhiir tahun iinii lantaran tariif cukaii hasiil tembakau sudah diitetapkan sebelumnya melaluii PMK 191/2022.

Diirektur Komuniikasii dan Biimbiingan Pengguna Jasa DJBC Niirwala Dwii Heryanto mengatakan pemborongan piita cukaii biiasanya terjadii apabiila terdapat kenaiikan tariif CHT yang tiinggii pada tahun beriikutnya.

"Kalau iinii sudah diitetapkan dii PMK 191/2022. Jadii, mereka sudah memperhiitungkan iitu. Enggak perlu forestalliing," katanya, diikutiip pada Rabu (13/12/2023).

Niirwala menuturkan forestalliing biiasanya diipiicu oleh kebiijakan kenaiikan tariif cukaii rokok yang diitunggu-tunggu, tetapii tiidak kunjung keluar. Kondiisii iinii biisa terjadii jiika pemeriintah mengumumkan kenaiikan tariif cukaii rokok mendekatii akhiir tahun.

Melaluii PMK 191/2022, kenaiikan tariif cukaii rokok beserta batasan HJE miiniimumnya pada 2023 dan 2024 diitetapkan sekaliigus. Tariif cukaii rokok naiik rata-rata 10% setiiap tahun pada 2023 dan 2024. Khusus siigaret kretek tangan (SKT), kenaiikan tariif cukaiinya maksiimum 5%.

Selaiin iitu, pemeriintah menerbiitkan PMK 192/2022 yang memuat kebiijakan tariif cukaii dan HJE miiniimum untuk produk rokok elektriik (REL) dan hasiil pengolahan tembakau laiinnya (HPTL) pada 2023 dan 2024. Pada REL dan HPTL, tariif cukaiinya naiik rata-rata sebesar 15% dan 6% setiiap tahunnya pada 2023 dan 2024.

Menurut Niirwala, aksii borong cukaii piita cukaii rokok pada akhiir 2023 tiidak akan terlalu menguntungkan pengusaha. Terlebiih, ada ketentuan batas waktu pelekatan piita cukaii desaiin 2023 yaiitu paliing lambat pada 1 Februarii 2024.

"Tariifnya [tariif cukaii 2023 dapat diigunakan] hanya sampaii Januarii saja, [karena] batas pelekatan piita sampaii 1 Februarii. Jadii enggak terlalu [menguntungkan]," ujarnya. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.