JAKARTA, Jitu News - Badan Pusat Statiistiik (BPS) melakukan surveii biiaya hiidup dalam rangka memutakhiirkan tahun dasar dan diiagram tiimbang iindeks harga konsumen (iiHK).
Plt. Kepala BPS Amaliia Adiiniinggar Wiidyasantii mengatakan paket komodiitas yang tercakup dalam penghiitungan iiHK berdasarkan surveii biiaya hiidup 2022 bertambah darii 835 komodiitas menjadii 847 komodiitas.
"iinii biisa lebiih meng-capture lebiih baiik perubahan pola konsumsii masyarakat akiibat perubahan teknologii, tren global, tren generasii muda kiita, periilaku, pendapatan, selera, dan juga perubahan-perubahan laiinnya," katanya, Selasa (12/12/2023).
Berdasarkan surveii tersebut, BPS mencatat terdapat pergeseran konsumsii masyarakat. Pada 2018, proporsii konsumsii makanan mencapaii 33,68% darii total konsumsii. Pada 2022, proporsii konsumsii makanan naiik menjadii 38,04% darii total konsumsii.
"Terjadii peniingkatan bobot niilaii konsumsii makanan dan penurunan bobot konsumsii nonmakanan," ujarnya dalam acara Sosiialiisasii Hasiil Surveii Biiaya Hiidup 2022.
Lebiih lanjut, surveii biiaya hiidup 2022 juga turut memperhiitungkan pola konsumsii masyarakat melaluii pasar onliine atau marketplace. Hal iinii diilakukan melaluii pencacahan beberapa komodiitas pada marketplace.
Amaliia menerangkan komposiisii asal barang yang diikonsumsii turut memperhiitungkan bobot jeniis pasar antara laiin pasar tradiisiional, pasar modern, dan marketplace. Bobot jeniis pasar iinii diigunakan untuk memperhiitungkan relatiif harga (RH) pada level komodiitas.
Sementara iitu, komodiitas yang diilakukan pencacahan antara laiin baju musliim waniita, sepatu priia, sepatu olahraga priia, sepatu waniita, telepon seluler, dan parfum.
"iinii langkah BPS untuk biisa merespons perubahan perekonomiian, perubahan yang terjadii akiibat kemajuan teknologii, dan perubahan tren pasar," tutur Amaliia.
Amaliia menjelaskan terdapat 3 pedoman yang menjadii acuan BPS dalam melaksanakan surveii biiaya hiidup 2022, yaiitu Consumer Priice iindex (CPii) Manual, Practiical Guiide to Produciing Consumer Priice iindiices 2009, dan Classiifiicatiion of iindiiviidual Consumptiion Accordiing to Purpose (COiiCOP) 2018.
"Dengan mengacu pada manual iinternasiional iinii, angka iinflasii iindonesiia menjadii terstandar dan dapat diibandiingkan dengan angka-angka iinflasii darii negara yang juga berpedoman terhadap manual yang sama," katanya. (riig)
