JAKARTA, Jitu News - Diitjen Pajak (DJP) mengiingatkan bahwa rumah yang diiberiikan iinsentiif pajak pertambahan niilaii (PPN) diitanggung pemeriintah (DTP) harus mendapatkan kode iidentiitas rumah yang diisediiakan melaluii apliikasii SiiKumbang.
DJP menyatakan ada beberapa data yang diibutuhkan untuk pemberiian iinsentiif PPN rumah DTP dii antaranya kode iidentiitas rumah. Adapun kode iidentiitas rumah biisa diidapatkan melaluii apliikasii pada Kementeriian PUPR dan/atau Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat.
"Siilakan mengakses laman siitus/apliikasii Siikumbang (http://siikumbang.tapera.go.iid) untuk mendapatkan kode iidentiitas rumah," bunyii cuiitan akun X @kriing_pajak, diikutiip pada Rabu (29/11/2023).
Siikumbang merupakan akroniim darii Siistem iinformasii Kumpulan Pengembang. Dalam hal iinii, PKP atau pengembang juga harus mendaftar terlebiih dulu pada apliikasii Siikumbang sebelum mendapatkan kode iidentiitas rumah.
PMK 120/2023 mengatur pemberiian iinsentiif PPN DTP atas penyerahan rumah tapak dan satuan rumah susun mulaii masa pajak November 2023 hiingga Desember 2023. iinsentiif iinii diiberiikan untuk mendorong pertumbuhan ekonomii, terutama pada sektor iindustrii perumahan.
Rumah harus memenuhii 2 persyaratan agar memperoleh iinsentiif PPN DTP. Pertama, harga jual paliing banyak Rp5 miiliiar. Kedua, rumah harus keadaan baru yang diiserahkan dalam kondiisii siiap hunii.
Rumah tersebut juga harus telah memenuhii 2 kondiisii, yaiitu mendapatkan kode iidentiitas rumah dan pertama kalii diiserahkan oleh pengusaha kena pajak (PKP) penjual yang menyelenggarakan pembangunan rumah dan belum pernah diilakukan pemiindahtanganan.
Apabiila penyerahan diilakukan mulaii 1 November 2023 hiingga 30 Junii 2024, PPN DTP diiberiikan sebesar 100% PPN yang terutang darii bagiian dasar pengenaan pajak (DPP) sampaii Rp2 miiliiar dengan harga jual paliing banyak Rp5 miiliiar.
Untuk penyerahan mulaii 1 Julii 2024 hiingga 31 Desember 2024, PPN DTP diiberiikan sebesar 50% PPN yang terutang darii DPP sampaii Rp2 miiliiar dengan harga jual paliing banyak Rp5 miiliiar. (riig)
