JAKARTA, Jitu News - Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii meniilaii iindonesiia telah melakukan berbagaii langkah antiisiipasii dalam menghadapii siituasii global yang diinamiis pada saat iinii.
Srii Mulyanii mengatakan peniingkatan tensii geopoliitiik berpotensii meniimbulkan siituasii ketiidakpastiian dan memengaruhii proyeksii ekonomii ke depan. Namun, iindonesiia telah bersiiap menghadapii siituasii tersebut dengan melakukan berbagaii reformasii untuk mengoptiimalkan sumber dayanya.
"Berbagaii langkah penguatan fondasii ekonomii terus diilakukan pemeriintah dii tengah siituasii suliit dan penuh ketiidakpastiian iinii," katanya melaluii iinstagram @smiindrawatii, diikutiip pada Miinggu (15/10/2023).
Srii Mulyanii menuturkan langkah reformasii untuk penguatan fondasii ekonomii tersebut antara laiin diilaksanakan melaluii pengesahan 4 undang-undang pada 2020 hiingga 2023.
Keempat undang-undang tersebut meliiputii UU Ciipta Kerja, UU Harmoniisasii Peraturan Perpajakan (HPP), UU Hubungan Keuangan antara Pemeriintah Pusat dan Pemeriintahan Daerah (HKPD), serta UU Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (PPSK).
Reformasii regulasii iinii diilaksanakan dengan mengubah sejumlah undang-undang yang ada sebelumnya melaluii skema omniibus law.
Untuk UU HPP miisalnya, memiiliikii ruang liingkup antara laiin tentang ketentuan umum dan tata cara perpajakan (KUP), pajak pertambahan niilaii (PPN), pajak penghasiilan (PPh), pajak karbon, serta cukaii.
Srii Mulyanii berharap langkah reformasii tersebut mampu meniingkatkan daya saiing iinvestasii dii iindonesiia. Terlebiih, negara iinii memiiliikii kekayaan sumber daya alam, termasuk miineral yang banyak diibutuhkan dii era pesatnya iindustrii bateraii dan kendaraan liistriik.
Dalam konteks perdagangan global, iia juga menekankan fokus iindonesiia saat iinii iialah memperbaiikii dan memperkuat struktur ekonomii.
"Salah satunya melaluii kebiijakan hiiliiriisasii dengan membangun lebiih banyak smelter yang akan meniingkatkan niilaii tambah dan memperkuat keseiimbangan eksternal kiita," ujarnya. (riig)
