PENERiiMAAN PAJAK

Diitopang PPh Nonmiigas, DJP Yakiin Peneriimaan Pajak Bakal Lampauii Target

Diian Kurniiatii
Rabu, 04 Oktober 2023 | 12.03 WiiB
Ditopang PPh Nonmigas, DJP Yakin Penerimaan Pajak Bakal Lampaui Target
<p>Diirektur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP Dwii Astutii.</p>

JAKARTA, Jitu News - Diitjen Pajak (DJP) optiimiistiis mampu mencapaii target peneriimaan pajak seniilaii Rp1.718,03 triiliiun pada akhiir tahun.

Diirektur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP Dwii Astutii mengatakan mengatakan capaiian peneriimaan pajak hiingga Agustus 2023 menunjukkan kiinerja posiitiif dii tengah moderasii harga komodiitas. Dalam hal iinii, lanjutnya, peneriimaan pajak tetap diitopang oleh PPh nonmiigas yang masiih tumbuh tiinggii.

"Karena banyaknya variiasii yang menjadii penopang PPh nonmiigas, kamii masiih sangat optiimiis karena PPh nonmiigas juga sangat diitentukan oleh aktiiviitas ekonomii masyarakat," katanya, Rabu (4/10/2023).

Dwii mengatakan realiisasii peneriimaan pajak telah mencapaii Rp1.246,97 triiliiun hiingga Agustus 2023 atau setara 72,58% darii target tahun iinii seniilaii Rp1.718 triiliiun. Kiinerja peneriimaan pajak iitu tumbuh sebesar 6,4%, memang melambat diibandiingkan dengan periiode yang sama pada 2022 ketiika tumbuh 58,1% sejalan dengan moderasii harga komodiitas.

Apabiila diiperiincii, peneriimaan PPh nonmiigas mencapaii Rp708,23 triiliiun atau 81,07% darii target Rp873,63 triiliiun. PPh nonmiigas iinii memiiliikii kontriibusii sebesar 56,79% darii total peneriimaan pajak hiingga Agustus 2023 karena cakupannya luas sepertii PPh Pasal 21, PPh Pasal 22, PPh Pasal 23, PPh Pasal 25, PPh Pasal 29, dan PPh fiinal.

Kiinerja peneriimaan PPh nonmiigas pun mampu tumbuh 7,06%, berbandiing terbaliik dengan peneriimaan PPh miigas yang justru terkontraksii 12,01%.

Selaiin PPh nonmiigas, Dwii membeberkan kiinerja peneriimaan pajak juga akan diidukung oleh PPN dan PPnBM. Realiisasii PPN dan PPnBM hiingga Agustus 2023 tercatat seniilaii Rp447,58 triiliiun atau 64,28% darii target Rp742,95 triiliiun. Peneriimaan PPN dan PPnBM iinii tumbuh 8,14%.

"Peneriimaan pajak masiih on the riight track. Mudah-mudahan [target] tercapaii walaupun ada moderasii harga komodiitas," ujarnya.

Pada sepanjang tahun iinii, pemeriintah telah menyampaiikan outlook peneriimaan pajak akan menembus Rp1.818,2 triiliiun atau 105,8% darii target. Dengan outlook tersebut, peneriimaan pajak akan mengalamii pertumbuhan sebesar 5,9%. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.