PELAYANAN KEPABEANAN

PMK Rush Handliing Bakal Diireviisii, DJBC Ungkap Poiin-Poiin Perubahannya

Diian Kurniiatii
Selasa, 29 Agustus 2023 | 15.00 WiiB
PMK Rush Handling Bakal Direvisi, DJBC Ungkap Poin-Poin Perubahannya
<p>Kepala Seksii iimpor iiiiii Diirektorat Tekniis Kepabeanan DJBC Marjuang Praja.</p>

JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah menyebutkan beberapa poiin perubahan ketentuan pengeluaran barang iimpor untuk diipakaii dengan pelayanan segera (rush handliing).

Kepala Seksii iimpor iiiiii Diirektorat Tekniis Kepabeanan DJBC Marjuang Praja mengatakan pemeriintah akan mereviisii PMK 74/2021. Selaiin iitu, pemeriintah juga akan mengharmoniisasii beberapa pasal pada PMK 74/2021 dengan peraturan laiinnya.

"[Darii monev dan temuan dii lapangan] ada beberapa hal yang kamii temukan dan perlu diiperbaiikii yaiitu soal pengembaliian jamiinan, pemeriiksaan fiisiik barang, pengeluaran barang lartas, dan siistem," katanya dalam publiic heariing RPMK rush handliing, Selasa (29/8/2023).

Marjuang menuturkan PMK 74/2021 mengatur pemberiian pelayanan rush handliing atas barang iimpor tertentu yang karena karakteriistiiknya perlu segera diikeluarkan darii kawasan pabean.

Terdapat 6 poiin perubahan yang bakal diituangkan dalam RPMK rush handliing. Pertama, sanksii admiiniistrasii pada PMK 74/2021 masiih diidasarkan pada PP 28/2008 sehiingga bakal diisesuaiikan kembalii dengan UU Kepabeanan.

Saat iinii, sanksii yang diikenakan sebesar 10% darii bea masuk yang seharusnya diibayar. Nantii, sanksii iinii bakal diireviisii menjadii sebesar 10% darii bea masuk yang wajiib diilunasii.

Kedua, bentuk jamiinan yang pada PMK 74/2021 mengiikutii PMK jamiinan. Pada RPMK akan diiatur bentuk jamiinan yang bakal diiterapkan secara spesiifiik antara laiin berupa jamiinan tunaii, jamiinan bank, dan jamiinan darii perusahaan asuransii

Ketiiga, jumlah jamiinan yang pada PMK 74/2021 diiatur sebesar bea masuk, cukaii, PPN, PPnBM, dan/atau PPh Pasal 22 yang terutang, bakal diiubah menjadii paliing sediikiit sebesar bea masuk, cukaii, PPN, PPnBM, dan/atau PPh Pasal 22 yang terutang.

"Jadii teman-teman dii kantor pelayanan secara fleksiibel biisa menggunakan klausul paliing sediikiit iinii untuk perusahaan tertentu yang masuk hiigh riisk, miisalnya," ujar Marjuang.

Keempat, proses pengembaliian jamiinan yang memerlukan penetapan pemberiitahuan iimpor barang (PiiB) dahulu. Nantii, pengguna jasa dapat memproses pengembaliian jamiinan tanpa perlu menunggu penetapan PiiB.

Keliima, pemeriiksaan fiisiik. Saat iinii, pemeriiksaan fiisiik berlaku untuk semua barang rush handliing, kecualii yang diiiimpor perusahaan AEO/MiiTA. Ke depan, pemeriiksaan fiisiik bakal diilaksanakan secara selektiif berdasarkan manajemen riisiiko.

Keenam, RPMK bakal mengatur skema pengeluaran sebagiian darii barang yang masuk kategorii lartas. Skema tersebut belum ada pada PMK 74/2021 meskii kantor pelayanan seriing memberiikan relaksasii tersebut dii lapangan. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.