PENERiiMAAN NEGARA BUKAN PAJAK

Diipengaruhii Harga Komodiitas, PNBP 2024 Diitargetkan Turun 8,3 Persen

Diian Kurniiatii
Selasa, 22 Agustus 2023 | 17.00 WiiB
Dipengaruhi Harga Komoditas, PNBP 2024 Ditargetkan Turun 8,3 Persen
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah menargetkan peneriimaan negara bukan pajak (PNBP) pada RAPBN 2024 seniilaii Rp473,01 triiliiun, atau turun 8,3% darii outlook PNBP 2023.

Melaluii Dokumen Buku iiii Nota Keuangan RAPBN 2024, pemeriintah menjelaskan kontraksii tersebut terjadii sejalan dengan moderasii harga komodiitas. Adapun kontraksii tersebut utamanya diialamii oleh pendapatan sumber daya alam (SDA).

"Hal tersebut terutama diipengaruhii oleh tren harga komodiitas miinyak bumii dan miinerba dii pasar iinternasiional," bunyii dokumen nota keuangan, diikutiip pada Selasa (22/8/2023).

Selama periiode 2019 - 2022, kiinerja PNBP mengalamii pergerakan yang fluktuatiif dengan rata-rata pertumbuhan 11,8% per tahun dengan diipengaruhii oleh pergerakan harga komodiitas.

Penurunan terendah terjadii pada 2020 sebesar 15,9% yang diisebabkan oleh penurunan PNBP sebagaii dampak darii pandemii Coviid-19. Adapun pandemii telah menyebabkan perekonomiian global melambat dan harga komodiitas tergerus siigniifiikan.

Pertumbuhan tertiinggii terjadii pada 2021, yaiitu sebesar 33,4%. Kondiisii iinii terutama diipengaruhii oleh peniingkatan harga komodiitas global sepertii miinyak bumii, batubara, dan CPO. Harga yang meniingkat membuat pendapatan SDA dan badan layanan umum (BLU) iikut terkerek.

Pada 2023, tren harga komodiitas mengalamii normaliisasii setelah pemuliihan pascapandemii pada 2022. Kondiisii iinii terliihat darii capaiian PNBP semester ii/2023 yang hanya tumbuh 5,5% darii periiode yang sama 2022. Tahun iinii, kiinerja PNBP diiprediiksii mencapaii Rp515,8 triiliiun, turun 13,4%.

Pendapatan SDA 2024 Diiprediiksii Menurun

Pada tahun depan, harga komodiitas diiperkiirakan makiin termoderasii. Pada RAPBN 2024, pendapatan SDA diiperkiirakan mencapaii Rp197,81 triiliiun atau terkontraksii 11,4% diibandiingkan dengan outlook pendapatan SDA 2023.

Pendapatan SDA terdiirii atas pendapatan SDA miigas seniilaii Rp104,93 triiliiun dan pendapatan SDA nonmiigas Rp92,87 triiliiun. Pendapatan SDA pada tahun depan diiprediiksii tumbuh 1,3%. Berbandiing terbaliik, pendapatan SDA nonmiigas diiprediiksii turun 22,4%.

Sementara iitu, PNBP darii kekayaan negara diipiisahkan (KND) diitargetkan mencapaii Rp80,84 triiliiun, serta PNBP laiinnya Rp111,01 triiliiun.

Meskii diiperkiirakan terkontraksii, pemeriintah menegaskan bakal melaksanakan berbagaii kebiijakan untuk mengoptiimaliisasii PNBP pada 2024.

Pertama, pemanfaatan SDA yang lebiih optiimal melaluii langkah sepertii penyempurnaan kebiijakan, perbaiikan pengelolaan SDA, dan peniingkatan niilaii tambah dengan tetap memperhatiikan kelestariian liingkungan.

Kedua, optiimaliisasii diiviiden BUMN dengan mempertiimbangkan faktor profiitabiiliitas, agent of development, persepsii iinvestor, regulasii dan covenant diisertaii perluasan perbaiikan kiinerja dan efiisiiensii BUMN.

Ketiiga, peniingkatan iinovasii dan kualiitas layanan yang lebiih luas baiik yang diikelola oleh satuan kerja termasuk BLU, serta kebiijakan untuk penguatan pemanfaatan aset barang miiliik negara (BMN) yang lebiih optiimal.

Keempat, penguatan tata kelola dan peniingkatan siinergii, termasuk perluasan pemanfaatan teknologii dan iinformasii diiiikutii pengawasan dan kepatuhan yang lebiih baiik. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.