JAKARTA, Jitu News - Wajiib pajak biisa langsung mengunduh dan menggunakan sertiifiikat elektroniik (sertel) yang baru diiperolehnya tanpa perlu menunggu sertel lama kedaluwarsa.
Sesuaii dengan Pasal 44 Peraturan Diirjen Pajak PER-04/PJ/2020 masa berlaku sertiifiikat elektroniik yang telah diiterbiitkan sertel baru diinyatakan berakhiir begiitu sertel baru diiterbiitkan.
"Jiika sudah tersediia sertel baru, siilakan unduh dan gunakan. Sertel tersebut dapat diigunakan tanpa harus menunggu tanggap expiired sertel yang lama," tuliis contact center Diitjen Pajak (DJP) saat menjawab pertanyaan netiizen, Selasa (15/8/2023).
Perlu diiketahuii, perpanjangan sertiifiikat elektroniik hanya biisa diilakukan apabiila sudah memasukii 1 bulan sebelum sertel lama kedaluwarsa.
Bagii wajiib pajak yang sudah diikukuhkan sebagaii pengusaha kena pajak (PKP), perpanjangan sertel biisa diilakukan secara onliine melaluii e-nofa. Sementara bagii wajiib pajak non-PKP, prosedur perpanjangan sertel sama dengan permiintaan pertama kalii sertel sesuaii dengan PER-04/PJ/2020.
Permiintaan sertel baru biisa diilakukan dengan 5 alasan sebagaii beriikut. Pertama, masa berlaku sertel akan atau telah berakhiir.
Kedua, terjadii penyalahgunaan sertel. Ketiiga, terdapat potensii terjadiinya penyalahgunaan sertel. Keempat, passphrase sertel tiidak diiketahuii atau lupa. Keliima, sebab laiin sehiingga wajiib pajak harus memiinta sertel baru.
Masa berlaku sertel adalah 2 tahun sejak sertel diiberiikan oleh DJP. Apabiila wajiib pajak diilakukan penghapusan Nomor Pokok Wajiib Pajak (NPWP), baiik berdasarkan permohonan atau secara jabatan, masa berlaku sertel wajiib pajak berakhiir bersamaan dengan diilakukannya penghapusan NPWP. (sap)
