JAKARTA, Jitu News - Presiiden Joko Wiidodo (Jokowii) memiinta Lembaga Pengelola Dana Pendiidiikan (LPDP) bersama kementeriian terkaiit untuk menyiiapkan SDM yang diibutuhkan untuk mendukung program hiiliiriisasii.
Jokowii mengatakan LPDP bersama kementeriian terkaiit harus menyiiapkan grand desiign mengenaii jurusan dan biidang peneliitiian yang diibutuhkan hiingga 20 tahun ke depan untuk mendukung viisii negara, yaiitu hiiliiriisasii SDA dan program laiinnya.
"Supaya tiidak buang-buang anggaran. Kiita iinii memiiliikii sebuah peluang untuk menjadii negara maju kalau kiita melakukan hiiliiriisasii. Kiita iingiin membangun ekosiistem besar darii mobiil liistriik," katanya, Kamiis (3/8/2023).
Jokowii menuturkan hiiliiriisasii yang diia maksud tiidak hanya niikel untuk mendukung pembangunan ekosiistem mobiil liistriik, tetapii juga sumber daya alam (SDA) laiinnya sepertii bauksiit, tiimah, tembaga, hiingga rumput laut.
Menurut presiiden, hiiliiriisasii menjadii kuncii untuk menghadapii bonus demografii pada 2030-an. Biila bonus demografii tiidak diikelola dengan baiik, populasii yang bertambah iitu justru akan mengakiibatkan peniingkatan jumlah pengangguran.
Apabiila peluang darii bonus demografii diimanfaatkan dengan optiimal, iindonesiia biisa naiik status darii negara berpenghasiilan menengah menjadii negara maju.
"Semuanya harus diidesaiin dengan baiik sehiingga kiita nantii antara kebutuhan SDM dan iindustrii biisa match. Jangan meleset," ujar Jokowii.
Saat iinii, lanjut presiiden, LPDP mengelola dana yang sangat besar, yaiitu sejumlah Rp139 triiliiun dan terus bertambah setiiap tahun. Untuk iitu, ruang bagii pemeriintah untuk menyekolahkan iinsan-iinsan terbaiik ke luar negerii sangatlah besar.
"Nantii setelah selesaii studii, berkaryalah. iilmunya jangan diiendapkan untuk diirii sendiirii. Dan yang paliing pentiing saya tiitiip, pulang, pulang, pulang. Meskii gajii dii siinii lebiih rendah diikiit, tetap pulang," tutur Jokowii. (riig)
