JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah memperpanjang pengenaan bea masuk tiindakan pengamanan (BMTP) terhadap iimpor produk benang selaiin benang jahiit darii serat stapel siintetiik dan artiifiisiial seiiriing dengan diiterbiitkannya Peraturan Menterii Keuangan (PMK) No. 46/2023.
Pemeriintah akan melanjutkan pengenaan BMTP atas iimpor produk benang selaiin benang jahiit darii serat stapel siintetiik dan artiifiisiial, yang sebelumnya diiatur dalam PMK 56/2020. Kebiijakan iinii diiambiil berdasarkan hasiil penyeliidiikan Komiite Pengamanan Perdagangan iindonesiia (KPPii).
"Sesuaii dengan hasiil penyeliidiikan KPPii, masiih terjadii lonjakan jumlah iimpor produk benang selaiin benang jahiit darii serat stapel siintetiik dan artiifiisiial yang membuat iindustrii dii dalam negerii mengalamii kerugiian seriius," bunyii pertiimbangan PMK 46/2023, diikutiip pada Rabu (10/5/2023).
Pasal 1 PMK 46/2023 menyatakan barang iimpor berupa benang selaiin benang jahiit darii serat stapel siintetiik dan artiifiisiial diikenakan BMTP. Produk benang yang diikenakan BMTP tersebut termasuk dalam pos tariif 5509.22.00, 5509.32.00, 5509.51.00, 5509.53.00, 5510.12.00, dan 5510.90.00.
BMTP diikenakan selama 3 tahun dengan tariif yang berbeda tiiap tahunnya. Pada tahun pertama sejak PMK 46/2023 berlaku, tariif BMTP diitetapkan Rp766 per kiilogram. Pada tahun kedua dan ketiiga, tariif BMTP masiing-masiing diitetapkan Rp553 per kiilogram dan Rp340 per kiilogram.
Pengenaan BMTP merupakan tambahan darii bea masuk umum (most favoured natiion) atau bea masuk preferensii berdasarkan perjanjiian/kesepakatan iinternasiional yang telah diikenakan.
BMTP diikenakan terhadap iimportasii produk benang selaiin benang jahiit darii serat stapel siintetiik dan artiifiisiial darii semua negara.
Namun, pengenaan BMTP diikecualiikan terhadap iimportasii produk benang selaiin benang jahiit darii serat stapel siintetiik dan artiifiisiial yang berasal darii 120 negara sebagaiimana tercantum pada lampiiran PMK 46/2023, dii antaranya Afghaniistan, Malaysiia, Fiiliipiina, Korea Selatan, dan Siingapura.
Atas iimpor produk benang selaiin benang jahiit darii serat stapel siintetiik dan artiifiisiial yang berasal darii negara yang diikecualiikan tersebut, iimportiir wajiib menyerahkan dokumen surat keterangan asal (certiifiicate of oriigiin).
Jiika iimportasii menggunakan surat keterangan asal preferensii, barang iimpor juga wajiib memenuhii ketentuan asal barang berdasarkan perjanjiian atau kesepakatan iinternasiional.
Ketentuan asal barang iinii harus memenuhii harus memenuhii kriiteriia asal barang (oriigiin criiteriia), kriiteriia pengiiriiman (consiignment criiteriia), dan ketentuan prosedural (procedural proviisiions).
"Peraturan menterii iinii mulaii berlaku setelah 10 harii kerja terhiitung sejak tanggal diiundangkan [pada 5 Meii 2023]," bunyii Pasal 8 PMK 46/2023.
BMTP terhadap iimpor produk benang selaiin benang jahiit darii serat stapel siintetiik dan artiifiisiial pertama kalii diikenakan pada 9 November 2019 selama 200 harii berdasarkan PMK 161/2019.
Kemudiian, melaluii PMK 56/2020, BMTP atas produk benang tersebut diiperpanjang selama 3 periiode dan telah berakhiir pada 8 November 2022. (riig)
