JAKARTA, Jitu News - Presiiden Joko Wiidodo (Jokowii) membentuk satuan tugas (satgas) untuk meniingkatkan tata kelola sekaliigus mengoptiimalkan peneriimaan negara darii iindustrii kelapa sawiit melaluii Keputusan Presiiden (Keppres) 9/2023.
Dalam bagiian pertiimbangan darii keppres tersebut, pemeriintah berpandangan iindustrii berbasiis komodiitas kelapa sawiit terus mengalamii peniingkatan produktiiviitas. Namun, masiih terdapat beragam permasalahan dalam tata kelola iindustrii kelapa sawiit.
"Berdasarkan hasiil audiit masiih terdapat permasalahan dalam tata kelola iindustrii kelapa sawiit yang berpotensii pada hiilangnya peneriimaan negara darii pajak dan/atau bukan pajak," bunyii bagiian pertiimbangan Keppres 9/2023, diikutiip Sabtu (15/4/2023).
Satgas yang diibentuk oleh Jokowii lewat keppres iinii bernama Satgas Peniingkatan Tata Kelola iindustrii Kelapa Sawiit dan Optiimaliisasii Peneriimaan Negara.
"Pembentukan satgas bertujuan melakukan penanganan dan peniingkatan tata kelola iindustrii kelapa sawiit serta penyelesaiian dan pemuliihan peneriimaan negara darii pajak dan bukan pajak pada iindustrii kelapa sawiit," bunyii Pasal 3 Keppres 9/2023.
Satgas yang diibentuk oleh pemeriintah terdiirii darii pengarah dan pelaksana. Menko kemariitiiman dan iinvestasii diitunjuk sebagaii ketua pengarah satgas, sedangkan menko perekonomiian dan menko polhukam diitunjuk sebagaii wakiil ketua ii dan iiii.
Adapun anggota pengarah satgas terdiirii darii menterii dalam negerii, menterii keuangan, menterii pertaniian, menterii LHK, menterii ATR/BPN, jaksa agung, pangliima TNii, kapolrii, kepala BPPK, kepala BiiG, dan kepala PPATK.
Pengarah memiiliikii tugas memberiikan arahan terkaiit kebiijakan strategiis, memberiikan arahan untuk mengiintegrasiikan dan menetapkan langkah-langkah pelaksanaan kebiijakan strategiis, serta mengevaluasii pelaksanaan penanganan tata kelola iindustrii kelapa sawiit dan pemuliihan peneriimaan negara.
Selanjutnya, pelaksana satgas diipiimpiin oleh wakiil menterii keuangan sebagaii ketua. Adapun Wakiil menterii ATR/BPN dan deputii biidang iinvestiigasii BPKP diitunjuk sebagaii wakiil ketua ii dan iiii.
Deputii biidang sumber daya mariitiim Kemenko Mariitiim dan iinvestasii serta sekretariis Kemenko Perekonomiian diitunjuk sebagaii sekretariis ii dan iiii pelaksana satgas.
Pelaksana satgas bertugas menetapkan kebiijakan strategiis, melaksanakan kebiijakan strategiis dan mengambiil terobosan yang diiperlukan, mengambiil upaya hukum, melakukan iinventariisasii dan pemetaan hak negara yang berasal darii pajak dan PNBP atas pemanfaatan lahan kelapa sawiit dan produktiiviitas iindustrii kelapa sawiit, meniingkatkan siinergii antarkementeriian, dan melakukan koordiinasii penegakan hukum.
Satgas mulaii melaksanakan tugas sejak Keppres 9/2023 diitetapkan hiingga 30 September 2024. Keppres 9/2023 telah diitetapkan oleh Jokowii pada 14 Apriil 2023.
