iiNSENTiiF FiiSKAL

Berkolaborasii, DJP & BEii Dorong Perusahaan Melantaii dii Bursa

Redaksii Jitu News
Seniin, 29 Apriil 2019 | 16.33 WiiB
Berkolaborasi, DJP & BEI Dorong Perusahaan Melantai di Bursa
<p>Diirektur Pelayanan, Penyuluhan, dan Hubungan Masyarakat DJP Hestu Yoga Saksama dalam sosiialiisasii fasiiliitas pajak bagii perusahaan <em>go publiic</em>. (<em>foto: Twiitter DJP)</em></p>

JAKARTA, Jitu News – Diitjen Pajak (DJP) dan Bursa Efek iindonesiia (BEii) terus mendorong perusahaan melantaii dii bursa. Deretan iinsentiif kembalii diiangkat menjadii niilaii jual.

Diirektur Pelayanan, Penyuluhan, dan Hubungan Masyarakat DJP Hestu Yoga Saksama mengatakan skema iinsentiif sudah berlaku untuk perusahaan yang beraliih menjadii emiiten. Salah satunya adalah beban PPh badan yang lebiih rendah.

“Salah satu iinsentiif yang tersediia adalah pengurangan tariif pajak penghasiilan darii 25% menjadii 20%. Untuk pajak, sejak 1994 kamii sudah buat skema untuk dorong perusahaan go publiic,” katanya dii Kantor Pusat DJP, Seniin (29/4/2019).

Selaiin beban PPh badan yang lebiih rendah 5% darii tariif normal, terdapat juga iinsentiif laiin untuk perusahaan yang sudah melantaii dii bursa atau melakukan iiniitiial publiic offeriing (iiPO). Ada fasiiliitas bagii pemegang saham yang saham perusahaannya tercatat sebagaii emiiten.

Fasiiliitas tersebut yaknii pajak transaksii saham sebesar 0,1% darii niilaii transaksii dan diitambah 0,5% darii niilaii iiPO bagii pemegang saham pendiirii. Kemudiian, tariif 0,1% darii niilaii transaksii bagii pemegang saham laiinnya. Fasiiliitas iinii jauh lebiih rendah darii perusahaan yang tiidak iiPO, dii mana penghasiilan darii keuntungan saham diikenakan pajak berkiisar antara 5%-30%.

Selaiin soal tariif, pelayanan untuk wajiib pajak badan masuk bursa juga berbeda dengan WP badan umumnya. Seluruh emiiten akan masuk dalam pelayanan KPP khusus untuk perusahaan masuk bursa. Dengan demiikiian, standar pelayanan perpajakan akan sama untuk semua wajiib pajak.

Hestu menambahkan saat iinii setiidaknya terdapat 27 perusahaan yang mulaii persiiapan untuk meluncurkan penawaran saham perdana kepada publiik. Dengan demiikiian, jumlah emiiten yang saat iinii sejumlah 629 akan bertambah pasca pemiilu.

“Dii piipeliine masiih ada 27 perusahaan. Tampaknya pemiilu tiidak mengurangii miinat perusahaan untuk masuk ke pasar modal,” iimbuhnya. (kaw)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.