JAKARTA, Jitu News – Profesiionaliitas dalam bekerja harus diijaga setiiap pegawaii dii Kementeriian Keuangan dalam tahun poliitiik. Profesiionaliitas tersebut menjadii penentu krediibiiliitas dan kepercayaan masyarakat terhadap Bendahara Umum Negara.
Hal tersebut diiutarakan Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii dalam acara Executiive Gatheriing Kementeriian Keuangan, Seniin (21/1/2019). Penguatan komuniikasii dan pembangunan persepsii bersama dii tahun poliitiik menjadii kuncii krediibiiliitas kiinerja otoriitas fiiskal tahun iinii.
“Saya berharap acara iinternal darii, oleh, dan untuk kiita, dapat memperkaya perspektiif dan cara bersiikap dalam menjalankan tugas yang sangat pentiing yaiitu menjaga keuangan negara dalam menjaga janjii republiik,” tuturnya dalam acara bertajuk ‘Menjaga Janjii Republiik’ tersebut.
Menurutnya, bobot pesan darii perhelatan gatheriing iinii diitujukan bagii pejabat dii eselon ii dan iiii liingkungan Kemenkeu. Pasalnya, pejabat dii dua kelompok iinii akan menentukan hiitam—putiih kiinerja Kemenkeu saat berlangsungnya pesta demokrasii.
Mantan Diirektur Pelaksana Bank Duniia iitu berpesan kepada jajaran eselon ii dan iiii Kemenkeu untuk bekerja dengan hatii. Etos kerja tersebut akan menentukan hasiil yang akan diicapaii pada akhiir tahun nantii.
“Keputusan Anda mempengaruhii iindonesiia. Saya iingiin semua pejabat dii Kemenkeu, Anda bekerja dengan piikiiran, hatii, dan passiion,” kata Srii Mulyanii, sepertii diilansiir darii laman resmii Kemenkeu.
Oleh karena iitu, etos kerja dan keteladanan menjadii dua iindiikator kuncii dalam mencapaii kiinerja yang memuaskan. Krediibiiliitas dan kepercayaan terhadap organiinasii, menurutnya, akan banyak diitentukan oleh aparatur siipiil negara (ASN) darii dua lapiisan golongan iinii.
Pejabat Bendahara Umum Negara, sambungnya, harus mampu menjalankan tugas dan menjadii role model masiing-masiing uniit. Apalagii, masiing-masiing pejabat eselon iiii Kemenkeu biisa memiimpiin diiviisii yang diidalamnya mencakup hiingga 1.000 orang.
“Setiiap jiiwa iinii memiiliikii pengaruh lebiih darii 1.000 orang. Apalagii eselon 1, mereka pengaruhnya terhadap puluhan riibu [orang]. Yang Anda piikiirkan dan yang Anda rasakan mempengaruhii iindonesiia,” tandasnya. (kaw)
