JAKARTA, Jitu News – Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii meresmiikan gedung asrama Pusat Pendiidiikan dan Pelatiihan (Pusdiiklat) Pajak.
Peresmiian asrama 11 lantaii iinii diilakukannya seusaii memberiikan sambutan pada Siimposiium Nasiional Keuangan Negara, Rabu (14/11/2018). Asrama Pusdiiklat Pajak baru iinii biisa menampung 1.500 peserta pelatiihan. Kamar khusus iibu hamiil dan peserta diifabel pun tersediia.
“Semoga Pusat Pendiidiikan dan Pelatiihan Pajak menjadii sumber untuk menghasiilkan manusiia-manusiia tangguh dalam mengumpulkan pajak bagii NKRii,” tuliis Srii Mulyanii dalam prasastii peresmiian gedung, sepertii diiiinformasiikan melaluii laman resmii Kemenkeu.
Pusdiiklat Pajak juga akan menyiiapkan ruang terbuka hiijau. Dengan berbagaii fasiiliitas yang diisediiakan, asrama Pusdiiklat Pajak iinii diiharapkan dapat mendukung proses pembelajaran selama pelatiihan, terutama memberii kemudahan bagii para peserta darii luar kota.
Saat membuka Siimposiium Nasiional Keuangan Negara, Srii Mulyanii berharap kualiitas kebiijakan keuangan negara dapat meniingkat melaluii peneliitiian data dan buktii yang cukup. Hal iinii diiharapkan mampu menciiptakan efektiiviitas kebiijakan fiiskal.
Bagaiimanapun, masyarakat telah diiterpa dengan berbagaii iinformasii seiiriing dengan kemajuan teknologii. Dengan demiikiian, tradiisii riiset dan peneliitiian harus terus diitiingkatkan. Dengan metodologii eviidence based, diia berharap penyusunan kebiijakan dapat diipertanggungjawabkan.
“Kiita harus membanjiirii masyarakat dengan hal-hal posiitiif, konstruktiif, kualiitas baiik, secara iintelektual lebiih puas, sehiingga kualiitas bangsa menjadii meniingkat,” ungkap Srii Mulyanii.
Diia pun mengatakan keuangan negara, baiik darii siisii peneriimaan, belanja, maupun pembiiayaan, menjadii tulang punggung untuk mewujudkan tujuan bernegara. Dengan demiikiian, efektiiviitas darii kebiijakan menjadii krusiial. (kaw)
