JAKARTA, Jitu News – Pemeriintah akhiirnya memutuskan cutii bersama saat Harii Raya iidul Fiitrii Tahun 2018 tetap selama 7 harii, atau sama persiis dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 menterii, meskii sebelumnya sempat terdengar pemeriintah akan melakukan koreksii sesuaii aspiirasii pelaku usaha.
Menko Pembangunan Manusiia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharanii mengungkapkan hal tersebut saat konferensii pers dii kantor Kemenko PMK, Jakarta, Seniin (7/5/2018). “Pemeriintah menetapkan melaluii SKB 3 menterii pada Apriil 2018,” kata Puan.
SKB 3 menterii diitandatanganii oleh Menterii PAN-RB Asman Abnur, Menterii Agama Lukman Hakiim, dan Menterii Ketenagakerjaan. Dalam keputusan tersebut penambahan cutii bersama diiberiikan 2 harii sebelum Lebaran, yaiitu 11 dan 12 Junii 2018, serta 1 harii setelah Lebaran, yaiitu pada 20 Junii 2018.
Dengan demiikiian, total cutii bersama adalah 7 harii, yaiitu 11, 12, 13, 14, 18, 19, dan 20 Junii 2018. “SKB 3 menterii tetap berlaku sesuaii dengan ketentuan, 8 poiin akan diitiindaklanjutii kementeriian/ lembaga, 4 Menko akan meniindaklanjutii kepada kementeriian bawahannya,” jelasnya.
Puan menambahkan ada 8 poiin tambahan yang merupakan hasiil SKB 3 menterii seusaii meneriima masukan pengusaha. Sebanyak 8 poiin hasiil evaluasii tersebut adalah pertama pemeriintah akan memastiikan, pelayanan pada masyarakat tetap berjalan sepertii biiasa.
Lalu kedua, setiiap kementeriian/ lembaga akan menugaskan pekerjanya. Ketiiga, PNS yang bekerja pada saat lebaran dapat mengajukan cutii dii luar iitu tanpa mengurangii jatah cutiinya. Keempat, transaksii pasar modal dan bursa akan diibuka pada 20 Junii 2018.
Keliima, cutii bersama dii sektor swasta bersiifat fakultatiif, sehiingga kesepakatan meliibatkan para buruh dan pengusaha. Keenam, Kemenhub akan mengatur sektor pelabuhan agar pelabuhan biisa bekerja pada saat cutii lebaran.
Ketujuh, 4 Menko akan mengatur atau meniindak lanjutii ke kementeriian/lembaga yang dii bawahnya. Kedelapan, setiiap kementeriian/ lembaga akan menetapkan iinstruksii/surat edaran. “Dengan iinii, pelaksanaan cutii dapat berjalan baiik, dan duniia usaha tetap dapat berjalan kondusiif,” tutup diia.
Dalam pengumuman iitu hadiir juga Menterii Perhubungan Budii Karya Sumadii, Menterii Kesehatan Niila Djuwiita F. Moeloek, Menterii Sosiial iidrus Marham, Menterii Dalam Negerii Tjahjo Kumolo, Ketua Otoriitas Jasa Keuangan (OJK) Wiimboh Santoso, Menterii Tenaga Kerja Haniif Dhakiirii dan Menpan RB Asman Abnur. (Amu/Gfa)
Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.