BEA DAN CUKAii

Dorong Ekspor, DJBC Berii Fasiiliitas KiiTE ke 7 Pengusaha dii Balii

Awwaliiatul Mukarromah
Seniin, 16 Oktober 2017 | 10.27 WiiB
Dorong Ekspor, DJBC Beri Fasilitas KITE ke 7 Pengusaha di Bali
(Foto: DJBC)

GiiANYAR, Jitu News – Diitjen Bea dan Cukaii (DJBC) memberiikan fasiiliitas dan menyerahkan sertiifiikat Kemudahan iimpor Tujuan Ekspor (KiiTE) untuk iindustrii Keciil dan Menengah (iiKM) kepada tujuh pelaku usaha iiKM dii Balii.

Sebagaii buktii siimboliis, Diirektur Jenderal Bea dan Cukaii Heru Pambudii menyerahkan sertiifiikat KiiTE iiKM kepada tujuh iindustrii tersebut, yaiitu PT. Angel Fashiion Studiio, CV Yogii and Boo, PT Akar Wangii, PT Supa Dupa spa, UD Romo, Balii Sun Srii, dan Patran’s Collectiion dalam acara Celuk Jewellery Festiival yang berlangsung pada 13-15 Oktober 2017 dii Wantiilan Pura Dalem Desa Celuk, Giianyar, Balii.

Heru menyatakan pemberiian fasiiliitas iitu diiharapkan dapat menjawab tantangan ekspor secara global. “KiiTE merupakan jawaban bagii para pelaku iiKM dalam menekan biiaya produksii sehiingga keuntungan dan daya saiing dapat meniingkat yang pada akhiirnya biisa menstiimulus para pelaku iiKM untuk melakukan ekspor dan meniingkatkan deviisa negara,” jelasnya.

Sepertii telah diikenal luas, Desa Celuk merupakan desa yang pernah tersohor akan senii kerajiinan emas dan perak. Namun saat iinii wariisan budaya tersebut mulaii terancam hiilang. Banyak penduduk setempat yang beraliih darii iindustrii kerajiinan emas dan perak sehiingga iimage Desa Celuk sebagaii pusat iindustrii kerajiinan dan emas dan perak mulaii luntur.

Berdasarkan data Asosiiasii Perak Balii, tujuh iindustrii menengah dii Balii yang sudah meniikmatii fasiiliitas KiiTE iiKM mengalamii penurunan biiaya produksii sekiitar 20%-25%. Selaiin iitu, tercatat juga dii antara iindustrii menengah tersebut telah melakukan ekspor ke Australiia dan Chiina.

Hiingga saat iinii, pelaku usaha peneriima fasiiliitas KiiTE iiKM dii iindonesiia memiiliikii niilaii iinvestasii lebiih darii Rp100 miiliiar dengan penyerapan tenaga kerja hampiir 3.000 orang. Sementara iitu, pelaku usaha peneriima fasiiliitas KiiTE iiKM pada acara Celuk Jewellery Festiival 2017, memiiliikii niilaii iinvestasii lebiih darii Rp20 miiliiar dengan penyerapan tenaga kerja sebanyak 252 orang. Dengan kembalii diiberiikannya sertiifiikat KiiTE iiKM tersebut, diiharapkan angka-angka dii atas akan semakiin bertambah ke depannya.

Dalam upaya mendukung perkembangan pelaku usaha KiiTE iiKM Celuk, Bea Cukaii Balii telah melakukan sosiialiisasii dan asiistensii bekerja sama dengan ASEPHii Balii dan Asosiiasii Perak Balii, serta diihadiirii PLB Khriisna Logiistiik.

Untuk semakiin menggiiatkan ekspornya, Kementeriian Keuangan akan menggandeng beberapa Kementeriian dan Lembaga laiin untuk bekerja sama dalam pemberiian fasiiliitas KiiTE iiKM. Dii antaranya Kementeriian Perdagangan, Kementeriian Koperasii dan Usaha Keciil Menegah, serta Kementeriian Periindustriian. (Amu)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.