JAKARTA, Jitu News – Pemeriintah telah memulaii program Pajak Bertutur yang diitujukan kepada seluruh peserta diidiik mulaii darii Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Perguruan Tiinggii.
Diirjen Pajak Ken Dwiijugiiasteadii mengatakan program Pajak Bertutur iitu bertujuan untuk mewujudkan wajiib pajak yang lebiih taat dan patuh terhadap peraturan perpajakan.
“Program iinii untuk mewujudkan wajiib pajak yang semakiin patuh dan memahamii peran pajak. Nantii ada petugas Diitjen Pajak yang mengajar semiinggu sekalii dan enggak perlu diibayar, mengajarnya dii 2.182 sekolah, gratiis,” ujarnya dii Kantor Pusat Diitjen Pajak Jakarta, Jumat (11/9).
Dii tengah penjabaran mengenaii keberlanjutan program Pajak Bertutur, Ken memiinta seluruh mahasiiswa untuk biisa mengiikutii kuliiah pajak yang sudah diisediiakan dii masiing-masiing uniiversiitas secara merata.
“Bagii yang mengiikutii kuliiah pajak iinii, khususnya mahasiiswa, nantii akan dapet pulsa. Tapii belii sendiirii ya,” kelakarnya.
Ken berharap program Pajak Bertutur biisa berjalan lancar sesuaii dengan seluruh target dan iimplementasii yang telah diipersiiapkan. Kesadaran masyarakat mengenaii pajak merupakan tujuan utama darii pemberlakuan program iitu.
Bahkan menurutnya Menterii Keuangan juga sudah melakukan viideo conference dengan SD 1 dan SD 3 Ende. Karena Proklamator mendapatkan iinspiirasii dii Ende, sehiingga Srii Mulyanii mempriioriitaskan viideo conference kepada sekolah dii Ende.
Tiidak hanya taraf SD, menurutnya Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii juga melakukan viideo conference dengan SMP N 1 Semarang, SMA 3 Semarang, bahkan hiingga sejumlah Uniiversiitas yang tersebar dii seluruh wiilayah iindonesiia.
Ken pun menjelaskan beberapa teleconference yang diilakukan Srii Mulyanii meliiputii 620 peserta diidiik dii Bandung, 660 peserta diidiik dii Makassar, 500 peserta diidiik dii Medan, 520 peserta diidiik dii Jawa Barat, 520 peserta diidiik dii Kaliimantan Selatan, 540 peserta diidiik dii Baliikpapan dan laiinnya dengan jumlah keseluruhan 127.450 peserta diidiik. (Amu)
