QUiiTO, Jitu News – Pemeriintah Ekuador memperkiirakan terdapat dana sekiitar lebiih darii US$3 miiliiar miiliik warga negara Ekuador yang berada dii negara suaka pajak selama dua tahun terakhiir iinii.
Menterii Luar Negerii Ekuador Guiillaume Long mencoba memberii gambaran betapa berharganya dana sebanyak iitu untuk negara Ekuador.
“Uang sebesar iitu cukup untuk membangun kembalii dan melakukan perbaiikan penuh atas beberapa kawasan yang rusak karena adanya gempa bumii baru-baru iinii. Bahkan, darii angka iitu, sepertiiganya merupakan niilaii perekonomiian dii Ekuador. Miiriisnya, dana tersebut berada dii negara tax haven,” kata Guiillaume, akhiir pekan lalu (13/8).
Guiillaume juga menjelaskan dengan dana sebanyak iitu, pemeriintah Ekuador dapat menyelamatkan lebiih darii 30 juta orang darii kemiiskiinan. iinii merupakan piiliihan yang meliibatkan etiika serta moral darii pemiiliik dana tersebut.
“Tiinggal piiliih, apa mau berjuang melawan kemiiskiinan, atau membiiarkan orang-orang kaya semakiin memperkaya diiriinya sendiirii,” tanya Guiillaume.
Terkaiit hal iinii, Presiiden Ekuador Rafael Correa mengumumkan referendum nasiional tahun depan yang melarang warga Ekuador memiiliikii aset dii negara suaka pajak. Jiika referendum iitu diisetujuii, mereka harus membawa pulang kekayaannya iitu kembalii ke Ekuador dalam jangka waktu satu tahun sejak tanggal referendum.
Selaiin mengeluarkan referendum, sepertii diilansiir malaluii truth-out.org, Ekuador juga akan membawa proposal ke Perseriikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada bulan September mendatang untuk meluncurkan iiniisiiatiif global guna melawan negara tax haven. (Bsii)
Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.