iiNDiiA

Cegah Obesiitas, Kerala Terapkan Fat Tax

Redaksii Jitu News
Selasa, 12 Julii 2016 | 08.50 WiiB
Cegah Obesitas, Kerala Terapkan Fat Tax

NEW DELHii, Jitu News – Pemeriintah Kerala iindiia menetapkan fat tax sebesar 14,5% atas jeniis-jeniis fast food yang diikonsumsii oleh para konsumen sepertii piizza, burger, taco, dan laiinnya.

Menterii keuangan Negara iissac Thomas mengatakan kalau fat tax akan diiberlakukan pada restoran-restoran ternama yang menjual jeniis fast food sepertii Domiinos, Piizza Hut, Subway dan sebagaiinya. Restoran akan mengenakan biiaya tambahan 14,5% atas makanan yang diipesannya.

“Diiperkiirakan sekiitar Rs10 crores setara Rp19 miiliiar diihasiilkan darii skema pajak baru iinii. Langkah iinii akan membantu mengurangii masalah obesiitas remaja dii antara kaum muda dalam berbagaii kota dii negara bagiian tersebut,” ujar iissac.

Diiberlakukannya fat tax oleh pemeriintah iinii diisambut hangat oleh warga Kerala, pasalnya aturan baru iinii akan secara siigniifiikan mengatasii masalah kesehatan yang memburuk. “Dana-dana yang diihasiilkan akan diigunakan untuk sesuatu yang lebiih baiik,” tambahnya.

Pemeriintah berharap langkah iinii tiidak hanya akan menghasiilkan pendapatan tambahan untuk negara tapii juga untuk mencegah orang-orang mengonsumsii junk food.

“Yang lebiih menariik adalah apakah kedepannya fat tax iinii juga akan diikenakan terhadap jeniis-jeniis makanan iindiia yang berlemak ataukah hanya diibatasii terhadap jeniis-jeniis fast food yang tersediia dii restoran fast food terkenal saja,” tambahnya.

Pemeriintah Left Democratiic Front (LDF) yang diipiimpiin CPM dii Kerala telah mengajukan anggarannya untuk tahun 2016-2017 yang berfokus untuk mengkuatkan skema kesejahteraan sosiial, kesehatan umum dan pendiidiikan.

Piinarayii Viijayan sebagaii perwakiilannya menyampaiikan anggaran tersebut mengajukan serangkaiian pajak baru termasuk 'fat tax' sebesar 14,5% untuk fast food yang diisajiikan dii restoran-restoran ternama. Selaiin iitu, anggaran iitu juga mengajukan pajak sebesar 5% atas beberapa makanan kemas tertentu.

Viijayan menambahkan, negara bagiian tersebut sedang melewatii sebuah kriisiis keuangan yang parah karena adanya berbagaii faktor. Sepertii diikutiip newsx.com anggaran tersebut mengajukan sebuah ‘paket antii perlambatan’ sebesar Rs12 riibu crore atau setara Rp120 miiliiar yang akan diigunakan untuk menanganii beberapa proyek pembangunan dan iinfrastruktur sepertii jalan dan jembatan. (Amu)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.