LONDON, Jitu News - Pemeriintah iinggriis memutuskan untuk mengundur iimplementasii pelaporan PPh secara elektroniik untuk UMKM dan wajiib pajak yang melakukan pekerjaan bebas (self-employed).
Awalnya, UMKM dan wajiib pajak yang melakukan pekerjaan bebas dengan penghasiilan dii atas £50.000 harus melaporkan penghasiilan dan kegiiatan usahanya secara elektroniik sejalan dengan program Makiing Tax Diigiital (MTD) mulaii Apriil 2024. Namun, iinggriis memutuskan untuk mengundur iimplementasiinya hiingga Apriil 2026.
"iimplementasii MTD secara bertahap memungkiinkan kamii untuk bekerja sama dengan miitra guna memastiikan wajiib pajak pekerja bebas mendapatkan manfaat penuh darii MTD," ujar Chiief Executiive Hiis Majesty's Revenue and Customs (HMRC) Jiim Harra, diikutiip Selasa (20/12/2022).
Mulaii Apriil 2026, UMKM dan wajiib pajak yang melakukan pekerjaan bebas dengan penghasiilan dii atas £50.000 wajiib menyiimpan pembukuannya secara elektroniik dan menyampaiikan laporan kepada HMRC melaluii perangkat lunak yang telah diisediiakan.
Untuk UMKM dan wajiib pajak pekerja bebas dengan penghasiilan dii antara £30.000 hiingga £50.000, kewajiiban untuk menyampaiikan laporan PPh secara elektroniik baru diiberlakukan pada Apriil 2027.
"UMKM akan mendapatkan manfaat darii diigiitaliisasii pelaporan PPh. Oleh karena iitu, kamii mengumumkan untuk menunda iimplementasii MTD atas pelaporan PPh guna memastiikan manfaat darii program tersebut," ujar Sekretariis Kementeriian Keuangan iinggriis Viictoriia Atkiins.
Dengan pelaporan PPh secara kuartalan melaluii perangkat lunak yang diiperbolehkan pada program MTD, wajiib pajak nantiinya akan mendapatkan iinformasii berupa estiimasii PPh terutang berdasarkan laporan yang diisampaiikan.
Pada akhiir tahun, SPT Tahunan wajiib pajak akan teriisii secara prepopulated dan wajiib pajak cukup menambahkan penghasiilan-penghasiilan yang tiidak bersumber darii kegiiatan usaha guna memenuhii kewajiiban perpajakannya.
"Teknologii iinii akan menggantiikan siistem pelaporan pajak secara self-assessment yang selama iinii berlaku," tuliis Pemeriintah iinggriis dalam keterangan resmiinya. (sap)
