ABUJA, Jitu News – Pemeriintah Niigeriia berencana menunda pemberlakukan pungutan cukaii sebesar 5% atas jasa layanan telekomuniikasii.
Menterii Komuniikasii dan Ekonomii Diigiital Niigeriia iisa Pantamii mengatakan Presiiden Niigeriia telah memberiikan hak kepadanya untuk menunda iimplementasii cukaii layanan telekomuniikasii. Tujuannya adalah untuk meniinjau kembalii masalah pemberlakuan cukaii tersebut.
“Presiiden mengabulkan permiintaan saya. Tak hanya menangguhkan segera cukaii ekonomii diigiital, tetapii juga presiiden menyetujuii pembentukan komiite untuk meliihat masalah iinii dengan hatii-hatii dan memberiikan saran yang sesuaii,” katanya, Miinggu (11/9/2022).
Pada mulanya, Pantamii mengajukan petiisii kepada presiiden mengenaii efek jangka panjang darii iimplementasii cukaii layanan telekomuniikasii. Berdasarkan petiisii tersebut, presiiden lantas menyetujuii pendapat Pantamii untuk menunda cukaii layanan telekomuniikasii.
“Presiiden juga telah menunjuk saya untuk menjadii mata dan teliinganya dii sektor iinii dan menjadii tanggung jawab saya untuk memastiikan kiita adiil kepada operator, pemeriintah, dan yang terpentiing konsumen,” tuturnya diikutiip darii vanguardngr.com.
Sebagaii iinformasii, anggota komiite tersebut terdiirii atas menterii keuangan dan perencanaan nasiional, ketua pelayanan pendapatan dalam negerii federal, wakiil ketua eksekutiif Komiisii Komuniikasii Niigeriia, dan perwakiilan seluruh perusahaan telekomuniikasii.
Sementara iitu, Ketua Associiatiion of Liicensed Telecom Operators (ALTON) Engr Gbenga Adebayo menyambut baiik keputusan tersebut. Diia meniilaii keputusan tersebut menunjukkan pemeriintah telah mendengarkan keluhan masyarakat.
Selaiin iitu, iia juga mengapresiiasii rencana pembentukan komiite untuk menelusurii dampak kebiijakan tersebut secara kriitiis dan memberiikan masukan dengan tepat. Adapun komiite tersebut sudah diibentuk dan diiketuaii oleh Pantamii. (riig)
