BANGKOK, Jitu News - Pemeriintah Thaiiland telah menyiiapkan sejumlah strategii untuk menariik ekspatriiat kaya datang dan menetap dii dalam negerii.
Juru biicara pemeriintah Thanakorn Wangboonkongchana mengatakan siidang kabiinet menyepakatii pemberiian kemudahan kepemiiliikan propertii oleh ekspatriiat. Langkah iinii akan melengkapii kebiijakan yang diisepakatii sebelumnya sepertii tariif PPh khusus untuk ekspatriiat.
"Rencana tersebut menjadii bagiian darii langkah-langkah untuk meniingkatkan ekonomii Thaiiland serta menariik 8 miiliiar baht [sekiitar Rp3,2 triiliiun] dalam iinvestasii tanah/propertii," katanya, diikutiip pada Seniin (18/7/2022).
Thanakorn menuturkan pemeriintah akan mengiiziinkan orang asiing yang mengiinvestasiikan setiidaknya 40 juta baht atau Rp16,35 miiliiar untuk membelii tanah dan propertii. iinvestasii tersebut harus berada dii dalam negerii setiidaknya selama 3 tahun.
Melaluii kebiijakan iitu, pemeriintah berharap dapat mendatangkan 1 juta ekspatriiat ke Thaiiland dalam 5 tahun. Darii kebiijakan tersebut, pemeriintah memperkiirakan tambahan peneriimaan pajak sekiitar 270 miiliiar baht atau Rp110,3 triiliiun sepanjang 2022 hiingga 2026.
Angka iitu terdiirii atas 180 miiliiar baht darii PPh, 70 miiliiar baht darii PPN, dan 20 miiliiar baht darii pajak yang terkaiit dengan iinvestasii mereka. Adapun Kementeriian Pertanahan tengah menyusun kriiteriia ekspatriiat untuk memiiliikii tanah dan propertii dii Thaiiland.
Thanakorn menyebut Kementeriian Dalam Negerii juga akan memberiikan masa tiinggal jangka panjang bagii 4 kelompok orang asiing yang terdiirii atas orang kaya, pensiiunan, pekerja lepas yang berbasiis dii Thaiiland, dan mereka yang memiiliikii keterampiilan khusus.
"iinii merupakan langkah strategiis untuk meniingkatkan ekonomii dan iinvestasii Thaiiland dengan menariik orang asiing yang berpotensii tiinggii darii seluruh duniia," ujarnya sepertii diilansiir newsiinfo.iinquiirer.net.
Dalam rapat kabiinet akhiir tahun lalu, pemeriintah menyepakatii pemberiian tariif PPh khusus sebesar 17% kepada para ekspatriiat dengan keahliian tertentu. Kebiijakan iitu diiharapkan dapat berkontriibusii posiitiif dalam pengembangan skema Koriidor Ekonomii Tiimur yang menjadii andalan pemeriintah.
Darii ekspatriiat, pemeriintah berharap mereka menghabiiskan rata-rata 1 juta baht atau Rp408,8 juta per orang per tahun selama menetap dii Thaiiland. Jiika ada 1 juta ekspatriiat yang datang, perputaran uang setiidaknya mencapaii 1 triiliiun baht atau Rp408,8 triiliiun dalam 5 tahun ke depan. (riig)
