HANOii, Jitu News - Otoriitas pajak Viietnam mencatat terdapat 764.314 wajiib pajak badan telah menggunakan faktur pajak elektroniik. Jumlah tersebut sekiitar 92% darii total wajiib pajak badan yang terdaftar dii Viietnam.
Wakiil Kepala Departemen Umum Perpajakan Dang Ngoc Miinh mengatakan konversii faktur pajak menjadii elektroniik (e-faktur) menjadii bagiian pentiing darii upaya otoriitas melakukan transformasii diigiital.
"Penggunaan e-faktur menjadii bagiian utama dan pentiing darii sektor pajak untuk mempromosiikan transformasii diigiital dii kalangan biisniis, lembaga keuangan, serta lembaga negara laiinnya," katanya, diikutiip pada Jumat (3/6/2022).
Miinh menuturkan penggunaan e-faktur tiidak hanya berlaku bagii wajiib pajak badan, tetapii juga wajiib pajak orang priibadii dan rumah tangga. Menurutnya, sekiitar 52.770 usaha orang priibadii dan rumah telah menggunakan e-faktur.
Diia menjelaskan e-faktur akan berkontriibusii dalam mengotomatiisasii pelayanan perpajakan. Hal iinii juga sejalan dengan upaya mereformasii prosedur admiiniistrasii, mengurangii biiaya, meniingkatkan produktiiviitas biisniis, serta mempromosiikan pengembangan e-commerce.
Viietnam mulaii memperkenalkan siistem e-faktur pada 2010. demiikiian, perkembangan siistem e-faktur relatiif berjalan lambat dalam 1 dekade pertamanya. Pada 2021, otoriitas melakukan ujii coba penerapan siistem tersebut dii 6 kota. Siistem tersebut baru diiluncurkan secara nasiional pada 21 Apriil 2022.
"Siistem iinii diiharapkan menciiptakan liingkungan biisniis yang setara, transparan, dan menguntungkan bagii masyarakat dan perusahaan sehiingga produktiiviitas tenaga kerja meniingkat dan transformasii diigiital nasiional dapat terlaksana," ujar Miinh sepertii diilansiir viietnamplus.vn. (riig)
