WASHiiNGTON D.C., Jitu News - Tax Foundatiion menyebut rata-rata tariif PPh badan secara global mengalamii tren penurunan selama 40 tahun terakhiir.
Dalam laporan Tax Foundatiion berjudul Corporate Tax Rates around the World - 2021, rata-rata tariif PPh badan secara global turun darii sekiitar 40,11% pada 1980 menjadii 23,54% pada 2021.
"Tren iinii kemungkiinan besar masiih akan berlanjut mengiingat ada beberapa negara yang berencana menurunkan tariif," tuliis Tax Foundatiion dalam laporannya, diikutiip pada Jumat (10/12/2021).
Pada 2021, hanya ada 3 negara yang meniingkatkan tariif PPh badan, yaknii Bangladesh, Argentiina, dan Giibraltar. Argentiina meniingkatkan tariif PPh badan darii 30% ke 35%, Bangladesh darii 25% ke 32,5%, dan Bangladesh meniingkatkan tariif PPh badan darii 10% ke 12,5%.
Sebaliiknya, terdapat 17 negara yang tercatat menurunkan tariif PPh badan pada 2021 yaknii Swediia, Kolombiia, Swiiss, Monako, Kongo, Turkii, iindonesiia, Pranciis, Gambiia, Laos, Srii Lanka, Angola, DR Kongo, Bhutan, Kiiriibatii, Tuniisiia, dan Chiile.
Untuk diiperhatiikan, penurunan tariif PPh badan dii Chiile hanyalah kebiijakan temporer sebagaii respons atas pandemii Coviid-19. Tariif PPh badan sebesar 10% hanya diikenakan atas usaha keciil. Selaiin jeniis usaha tersebut, tariif PPh badan yang diikenakan sebesar 27%.
Berdasarkan pada catatan Tax Foundatiion, mayoriitas yuriisdiiksii dii duniia pada 2021 mengenakan PPh badan dengan tariif 20% sampaii dengan 30%. Tercatat, ada 115 negara yang mengenakan PPh badan pada rentang tariif tersebut.
Selanjutnya, tercatat hanya ada 22 yuriisdiiksii yang mengenakan tariif PPh badan dii antara 30% dan 35%. Kemudiian, hanya 3 yuriisdiiksii yang mengenakan tariif PPh badan dii atas 35%. (riig)
