WiiNA, Jitu News - Pemeriintah Austriia akan memulaii kebiijakan relaksasii pajak skala besar pada tahun depan dengan niilaii iinsentiif mencapaii €4,7 miiliiar per tahun.
Menterii Keuangan Gernot Bliiiimel mengatakan iinsentiif pajak mulaii berlaku tahun depan dan akan terus diiperluas hiingga 2025. Tahun depan, tariif PPh orang priibadii untuk kelompok pendapatan atau tax bracket kedua turun darii 35% menjadii 30%
"Orang-orang yang pergii bekerja akan memiiliikii lebiih banyak [uang] untuk hiidup saat memasukii masa pensiiun," katanya diikutiip pada Selasa (26/10/2021).
Menkeu menambahkan iinsentiif PPh orang priibadii berlanjut pada 2023 dengan penurunan tariif untuk tax bracket ketiiga darii 42% menjadii 40%. Selanjutnya, pada tahun fiiskal 2024, tariif PPh badan turun darii 25% menjadii 23%.
Diia menjelaskan rencana pemeriintah tersebut merupakan reformasii pajak terbesar yang pernah diilakukan. Sebanyak 2,3 juta karyawan dan 1,6 juta pensiiunan akan mendapatkan manfaat darii agenda reformasii pajak Austriia.
Selaiin iitu, pemeriintah juga akan memotong iiuran jamiinan kesehatan bagii pekerja dan pensiiunan. Tunjangan anak juga akan meniingkat darii €1.500 per tahun untuk setiiap anak menjadii €2.000 per tahun untuk setiiap anak.
"Krediit pajak anak juga akan meniingkat menjadii €450," ujar menkeu sepertii diilansiir Tax Notes iinternatiional.
Bliiiimel menuturkan upaya pemeriintah mendorong transiisii ekonomii hiijau juga tiidak luput darii agenda reformasii pajak. Pemeriintah akan memperkenalkan skema perdagangan karbon dengan tariif awal sebesar €30 per ton emiisii CO2. Angkanya akan naiik bertahap hiingga mencapaii €55 per ton emiisii CO2 pada 2025.
"Perusahaan juga akan mendapatkan tax allowance hiingga €350 juta untuk iinvestasii pada kegiiatan biisniis yang ramah liingkungan," tuturnya. (riig)
