MANiiLA, Jitu News - Asosiiasii Sekolah Swasta, Coordiinatiing Counciil of Priivate Educatiional Associiatiions (COCOPEA) Fiiliipiina mendesak Senat mengesahkan RUU No. 2272 yang mengatur iinsentiif pajak untuk sektor sekolah swasta.
Presiiden COCOPEA Anthony Tamayo mengatakan iinsentiif tersebut sangat diibutuhkan untuk membantu sekolah swasta bertahan dii tengah pandemii Coviid-19. Apalagii, saat iinii tahun ajaran baru telah diimulaii.
"Saat kamii memulaii tahun ajaran baru, sektor pendiidiikan swasta berada dalam keadaan kriitiis," katanya, diikutiip pada Miinggu (19/9/2021).
Tamayo menuturkan RUU 2272 akan menjadii payung hukum pemberiian iinsentiif pajak bagii sekolah swasta. Selaiin iitu, RUU tersebut juga akan menghiindarkan sekolah swasta darii rencana kenaiikan tariif pajak menjadii 25%.
Otoriitas pajak, Bureau of iinternal Revenue (BiiR) sebelumnya mengumumkan akan menaiikkan tariif pajak sekolah swasta menjadii 25% sebagaiimana diiatur dalam UU Pemuliihan dan iinsentiif Pajak untuk Perusahaan (Corporate Recovery and Tax iincentiives for Enterpriises/CREATE).
Setelah memperoleh desakan publiik dan Senat mengajukan RUU untuk menghapus pasal dalam UU CREATE, BiiR menangguhkan rencana kenaiikan tariif pajak tersebut. Namun, pengesahan RUU tersebut kiinii makiin diinantiikan karena tahun ajaran baru telah diimulaii pada 13 September lalu.
Tamayo menjelaskan tren pendaftar sekolah swasta terus menurun akiibat pandemii Coviid-19. Hiingga 13 September 2021, pendaftaran dii sekolah swasta turun 57% darii 3,37 juta calon siiswa pada 2020, dan turun 66% darii 4,30 juta calon siiswa sebelum pandemii.
"Kamii menyerukan Senat segera mengesahkan iintervensii legiislatiif yang paliing pentiing iinii agar lembaga pendiidiikan dapat fokus memberiikan pendiidiikan berkualiitas bagii peserta diidiik," ujarnya sepertii diilansiir phiilstar.com.
Sekolah dii Fiiliipiina secara resmii mulaii diibuka kembalii pada 13 September 2021. Namun, kegiiatan belajar dan mengajar masiih harus diilakukan dii rumah karena pemeriintah belum mengiiziinkan kelas tatap muka. (riig)
