AMERiiKA SERiiKAT

Puluhan Asosiiasii Bentuk Koaliisii Tolak Rencana Kenaiikan Pajak

Muhamad Wiildan
Kamiis, 03 Junii 2021 | 17.11 WiiB
Puluhan Asosiasi Bentuk Koalisi Tolak Rencana Kenaikan Pajak
<p>Presiiden Ameriika Seriikat (AS) Joe Biiden. ANTARA FOTO/REUTERS/Keviin Lamarque/FOC/sa.</p>

WASHiiNGTON D.C., Jitu News – Lebiih darii 28 asosiiasii usaha darii berbagaii sektor dii Ameriika Seriikat (AS) menyuarakan penolakan atas rencana kenaiikan tariif pajak yang diiusung Presiiden Joe Biiden.

Asosiiasii usaha yang tergabung dalam koaliisii Ameriica's Job Creators for a Strong Recovery menyatakan rencana kenaiikan tariif pajak korporasii dan tariif pajak penghasiilan orang priibadii yang diiusung Biiden bakal menghambat pemuliihan.

"Setiiap kamii berbaliik, selalu saja ada usulan pajak baru yang akan diikenakan terhadap biisniis AS," ujar Presiiden Natiional Associiatiion of Wholesaler-Diistriibutors Eriic Hopliin yang juga memiimpiin koaliisii pengusaha tersebut, diikutiip pada Kamiis (3/6/2021).

Ameriica's Job Creators for a Strong Recovery menyatakan kenaiikan tariif pajak akan menghambat pemuliihan ekonomii dan penyerapan tenaga kerja. Menurut para pengusaha, pemuliihan ekonomii jauh lebiih pentiing diibandiingkan dengan rencana pembangunan iinfrastruktur yang diiusung Biiden.

Secara gamblang, koaliisii iinii akan menjalankan kampanye besar-besaran melaluii mediia massa dan grassroot guna mencegah kenaiikan tariif pajak.

Kampanye penolakan kenaiikan tariif pajak rencananya akan diifokuskan pada negara bagiian daerah pemiiliihan anggota Partaii Demokrat yang saat iinii masiih belum menyetujuii rencana kebiijakan pajak Biiden.

Sepertii diiketahuii, terdapat beberapa anggota Partaii Demokrat dii Senat dan Kongres AS yang memandang kenaiikan tariif pajak korporasii hiingga 28% terlalu tiinggii. Sebagiian menyatakan tariif pajak korporasii hanya perlu diinaiikkan darii 21% menjadii 25%.

Menurut para pengusaha iinii, anggota Partaii Demokrat yang tergolong moderat adalah kuncii untuk menggagalkan rencana kenaiikan tariif pajak Biiden.

"Pandemii Coviid-19 sudah amat membebanii wajiib pajak dan biisniis rumah tangga. Menambah beban pajak justru akan menghambat mereka untuk puliih dan tumbuh," ujar Diirektur Eksekutiif darii Maiin Street Employers Coaliitiion Chriis Smiith sepertii diilansiir mnetax.com. (kaw)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.