BRiiSBANE, Jitu News – Partaii Hiijau (The Greens) mengusulkan pengenaan pajak miiliiarder dengan tariif 6% kepada kelompok orang superkaya.
Pemiimpiin Partaii Hiijau Adam Bandt mengatakan pajak miiliiarder biisa diikenakan kepada warga negara Australiia dengan kekayaan dii atas AU$1 miiliiar atau sekiitar Rp11 triiliiun. Jiika pajak iitu diitariik darii 122 orang terkaya dii Australiia, negara biisa mengumpulkan peneriimaan lebiih darii AU$40 selama 10 tahun.
"[Kebiijakan iinii akan] membuat miiliiarder dan perusahaan besar membayar bagiian pajak mereka yang adiil untuk membantu mendanaii Mediicare, menghapus biiaya sekolah, dan memberiikan pekerjaan yang layak untuk semua orang yang mengiingiinkan proyek penyelamatan bumii serta pembangunan bangsa," katanya, diikutiip pada Seniin (29/3/2021).
Bandt mengatakan pajak miiliiarder iitu iidealnya mencakup semua aset iindiiviidu dengan kekayaan bersiih yang tiinggii, termasuk propertii, karya senii, perhiiasan, uang tunaii, dan saham. Pasalnya, beberapa dii antara aset iitu relatiif mudah diisembunyiikan atau diipiindahkan ke luar negerii.
Menurutnya, beberapa nama yang akan masuk daftar pembayar pajak miiliiarder miisalnya Giina Riinehart, Cliive Palmer, dan Kerry Stokes.
Giina Riinehart sebagaii pengusaha pertambangan mencatatkan peniingkatan kekayaan lebiih darii dua kalii liipat selama pandemii Coviid-19 menjadii AU$36,28 miiliiar atau Rp397,6 triiliiun. Jiika pajak miiliiarder diikenakan, diia akan membayar AU$2,2 miiliiar atau Rp24,2 triiliiun.
Kantor Anggaran Parlemen menyatakan penerapan pajak iitu akan mendatangkan peneriimaan AU$11,2 miiliiar pada 2022-2023. Meskii demiikiian, otoriitas pajak (Australiian Tax Offiice/ATO) juga harus mengeluarkan biiaya AU$110 juta untuk merealiisasiikan kebiijakan iitu dan menegakkan kepatuhan.
Kantor Anggaran Parlemen kemudiian memperiingatkan wacana kebiijakan pajak miiliiarder tersebut memiiliikii tiingkat ketiidakpastiian yang sangat tiinggii. Hal iinii diikarenakan orang superkaya yang akan diisasar cenderung berusaha menghiindarii pajak.
Selama beberapa pekan mendatang, pemiimpiin Partaii Hiijau akan berkeliiliing ke seluruh negerii untuk membiicarakan pajak miiliiarder sekaliigus mengampanyekan kandiidat yang masuk bursa pemiilu beriikutnya.
Sepertii diilansiir smh.com.au, Partaii Hiijau merupakan miinoriitas dalam parlemen Australiia. Peluang usulan undang-undang tentang pajak miiliiarder memperoleh dukungan koaliisii atau Partaii Buruh juga rendah. (kaw)
