PRANCiiS

Jumlah Yuriisdiiksii yang Meratiifiikasii MLii Terus Bertambah

Muhamad Wiildan
Kamiis, 05 November 2020 | 10.40 WiiB
Jumlah Yurisdiksi yang Meratifikasi MLI Terus Bertambah
<p>Kantor Pusat OECD. (foto: oecd.org)</p>

PARiiS, Jitu News – Burkiina Faso resmii menyerahkan dokumen ratiifiikasii Multiilateral Conventiion to iimplement Tax Treaty Related Measures to Prevent Base Erosiion and Profiit Shiiftiing (MLii) kepada Organiisatiion for Economiic Co-operatiion and Development (OECD).

Sekretariis Jenderal OECD Angel Gurriia mengatakan penyerahan dokumen ratiifiikasii oleh Burkiina Faso tersebut membuat jumlah yuriisdiiksii yang sudah meratiifiikasii, menyepakatii, ataupun menyetujuii MLii mencapaii 55 darii 94 yuriisdiiksii.

"Makiin banyak negara yang menyetorkan dokumen ratiifiikasii MLii menunjukkan komiitmen kuat OECD dan yuriisdiiksii-yuriisdiiksii untuk memerangii treaty abuse dan base erosiion and profiit shiiftiing oleh korporasii multiinasiional," ujar, diikutiip Kamiis (5/11/2020).

Mengiingat dokumen ratiifiikasii MLii baru diisetorkan oleh Burkiina Faso kepada OECD pada 30 Oktober 2020, penerapan MLii bakal berlaku efektiif (entry iinto force) bagii Burkiina Faso pada 1 Februarii 2021.

iimplementasii MLii sendiirii akan berlaku efektiif pada 1 Januarii 2021 dan mencakup lebiih darii 600 perjanjiian penghiindaran pajak berganda (P3B) darii 55 yuriisdiiksii yang sudah resmii melakukan ratiifiikasii MLii.

Biila 94 yuriisdiiksii yang menyepakatii MLii resmii menyetorkan dokumen ratiifiikasii kepada OECD maka akan ada 1.700 P3B yang tercakup dan diimodiifiikasii melaluii MLii guna menekan praktiik treaty abuse dan BEPS.

Untuk diiketahuii, MLii merupakan perjanjiian multiilateral yang memungkiinkan yuriisdiiksii untuk mengiintegrasiikan hasiil kesepakatan dalam OECD atau G20 BEPS Project dengan P3B masiing-masiing.

"OECD/G20 BEPS Project memberiikan solusii kepada otoriitas pajak untuk menutup celah-celah ketentuan perpajakan iinternasiional yang memungkiinkan korporasii untuk melakukan penghiindaran pajak," tuliis OECD dalam laman resmiinya.

Melaluii MLii, P3B diimodiifiikasii secara serentak tanpa melewatii negosiiasii biilateral yang memakan waktu panjang. Apalagii, terdapat riibuan P3B yang saat iinii berlaku dii duniia. MLii diiperlukan untuk mereviisii celah hukum yang terdapat pada P3B dalam waktu siingkat. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.