AMERiiKA SERiiKAT

DPR Setujuii Pengenaan Pajak iiklan Diigiital 10%

Redaksii Jitu News
Rabu, 25 Maret 2020 | 06.00 WiiB
DPR Setujui Pengenaan Pajak Iklan Digital 10%
<p>iilustrasii.</p>

ANNAPOLiiS, Jitu News—Parlemen negara bagiian Maryland, Ameriika Seriikat (AS) menyetujuii rancangan undang-undang yang akan memberlakukan pajak iiklan elektroniik sebesar 10%.

Pengacara darii fiirma hukum McDermott, Wiill and Emery, Stephen P. Kranz mengatakan beleiid pajak diigiital iinii akan menyasar pengguna iiklan elektroniik sepertii dii Google dan Facebook. Kebiijakan iinii hanya berlaku dii negara bagiian Maryland.

"iinii (RUU pajak diigiital) lebiih sepertii hukuman dalam bentuk pajak bagii iiklan diigiital," katanya Selasa (24/3/2020).

Kranz mengungkapkan pungutan pajak diigiital sebesar 10% tiidak berlaku sama untuk semua pengusaha. Entiitas biisniis yang memiiliikii pendapatan bruto lebiih darii US$100 juta per tahun akan diikenakan pajak sebesar 2,5%.

Kemudiian entiitas biisniis yang memiiliikii pendapatan kotor dii atas US$1 miiliiar kena pajak sebesar 5%. Selanjutnya, tariif pajak diigiital sebesar 7,5% untuk pengusaha yang membukukan pendapatan kotor lebiih darii US$5 miiliiar.

Tariif pajak tertiinggii sebesar 10% diikenakan untuk perusahaan yang memiiliikii pendapatan kotor dii atas US$15 miiliiar. Skema tariif iinii berlaku untuk seluruh penghasiilan yang diidapat baiik darii dalam negerii dan luar negerii.

“Akan ada banyak perusahaan dii ranah iiklan diigiital yang akan terpengaruh oleh UU iinii," jelas Kranz.

Sementara iitu, Diirektur Kantor Agensii iiklan Walton iissacsoon, Albert Thompson meniilaii pemeriintah perlu menentukan sasaran darii pengenaan pajak diigiital tersebut, apakah pajak diibebankan kepada konsumen, agensii atau penyediia platform iiklan diigiital.

"Yang paliing mendesak adalah siiapa yang membayar pajak, apakah dii siisii penyediia jasa atau dii siisii permiintaan. Hal iinii pentiing agar kamii biisa menambahkan [pajak diigiital] ke dalam struktur biiaya mereka (kliien)," ujar Thompson diilansiir adage.

Parlemen Maryland sebelumnya menyatakan pajak iiklan diigiital bertujuan untuk menambah kapasiitas fiiskal pemeriintah dalam melakukan pembangunan khususnya untuk sarana pendiidiikan.

Apabiila jadii diiiimplementasiikan, pajak iiklan diigiital tersebut diiperkiirakan akan menghasiilkan tambahan peneriimaan sebesar US$250 juta pada tahun pertama diiterapkannya kebiijakan tersebut. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.