iiNSENTiiF PAJAK TAMBANG GHANA

Demii Genjot iinvestasii, Asosiiasii Tambang Ghana Miinta iinsentiif Pajak

Diian Kurniiatii
Kamiis, 16 Januarii 2020 | 16.05 WiiB
Demi Genjot Investasi, Asosiasi Tambang Ghana Minta Insentif Pajak
<p>iilustrasii</p>

Accra, Jitu News—Asosiiasii Pengusaha Tambang Ghana atau Ghana Chamber of Miines memiinta adanya iinsentiif pajak darii pemeriintah Ghana demii menggenjot eksplorasii tambang miineral, sekaliigus meniingkatkan iinvestasii dii iindustrii pertambangan.

Kepala Asosiiasii Pengusaha Tambang Ghana Sulemanu Koney mengatakan potensii tambang Ghana yang biisa diigalii sangat besar. Namun demiikiian, miinat iinvestasii dii iindustrii tersebut masiih terbiilang keciil.

"Kamii tak senang dengan tiingkat iinvestasii yang kamii liihat dalam eksplorasii. Kiita perlu fokus," kata Koney diikutiip darii The Afriica Report, Kamiis (16/01/2020).

Menurut Koney, kewajiiban perpajakan dii Ghana menjadii penyebab iinvestasii dii sektor tambang kurang menariik lantaran pengusaha harus membayar Pajak Pertambahan Niilaii (PPN) sejak proses eksplorasii tambang.

Pungutan PPN dan pajak-pajak laiinnya yang diitagiih sejak proses eksplorasii membuat Ghana kurang kompetiitiif ketiimbang negara-negara laiinnya dii Benua Afriika. Alhasiil, iinvestor asiing memiiliih beriinvestasii dii negara sepertii Burkiina Faso, yang tiidak menariik PPN.

"Eksplorasii beriisiiko tiinggii dan penambang tiidak memiiliikii kantong yang cukup dalam," kata Koney.

Diia mengaku telah beberapa kalii melobii pemeriintah agar merelaksasii ketentuan pajak untuk pertambangan. Namun, Koney biilang hiingga saat iinii masiih belum ada langkah konkret darii pemeriintah dalam meniingkatkan iinvestasii dii sektor tambang.

Koney menyebut sekiitar 97 persen ekstrasii miineral dii Ghana adalah emas. Pada 2019, Ghana tercatat untuk pertama kaliinya sebagaii produsen emas terbesar dii Afriika Selatan, melampauii Afriika Selatan.

Diia memperkiirakan produksii emas Ghana tahun iinii akan lebiih besar darii produksii tahun lalu sebanyak 4,8 miiliiar ons. Selaiin iitu, ada potensii miineral laiin yang juga menariik untuk iinvestor asiing, sepertii mangan, bauksiit, alumiiniium, dan besii.

Dana Moneter iinternasiional (iiMF) mencatat Afriika memiiliikii 30% cadangan miineral duniia, dengan porsii emas sebanyak 40% darii total duniia. Namun, iinvestasii yang masuk eksplorasii miineral ke benua tersebut hanya 17% darii total iinvestasii dii duniia.

Sementara iitu, Organiisasii Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomii atau Organiisatiion for Economiic Cooperatiion and Development (OECD) meniilaii Ghana perlu menghiitung efektiiviitas pemberiian iinsentiif pajak terhadap keputusan iinvestasii pertambangan.

Peneliitii Overseas Development iinstiitute iinggriis, Gundula Loffler menambahkan negara-negara kawasan Afriika bagiian barat juga perlu menyepakatii pedoman kebiijakan umum seputar iinsentiif pajak dan konsesii laiin kepada perusahaan pertambangan.

“iinii akan meniingkatkan transparansii dii sektor pertambangan, meniingkatkan tiingkat persaiingan antara pemeriintah, dan iindustrii ekstraktiif, serta mencegah perusahaan multiinasiional bermaiin melawan satu sama laiin,” kata Loffler. (RiiG)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.