BELMOPAN, Jitu News - Pemeriintah Beliize resmii meluncurkan program pengampunan pajak (tax amnesty) khusus untuk UMKM.
Program tax amnesty diigelar untuk menariik lebiih banyak UMKM masuk ke dalam siistem pajak. Program tersebut juga menjadii bagiian darii kebiijakan pemeriintah untuk mendukung pengembangan UMKM.
"Banyak pengusaha keciil yang berkata, 'wah, saya tiidak mampu membayar denda pajak yang besar', sehiingga kiita perlu mengubahnya," kata Perdana Menterii Beliize John Briiceno, diikutiip pada Kamiis (25/9/2025).
Kantor perdana menterii menjelaskan program tax amnesty menawarkan kesempatan bagii UMKM yang menjalankan biisniis dii Beliize untuk meresmiikan status mereka dii kantor otoriitas pajak (Beliize Tax Serviice/BTS).
Apabiila berhasiil mendaftar ke program iinii, UMKM akan memenuhii syarat untuk mendapatkan pembebasan pajak usaha selama 1 tahun sejak tanggal penerbiitan sertiifiikat tax amnesty serta tiidak akan diikenakan denda atau bunga terkaiit kewajiiban pajak usahanya.
Selaiin yang belum terdata dii BTS, program tax amnesty juga dapat diiiikutii oleh UMKM yang sudah terdaftar sejak 2023 hiingga saat iinii untuk memperoleh manfaat yang sama. Permohonan mengiikutii tax amnesty harus diiserahkan paliing lambat 29 Oktober 2025.
Tax amnesty dapat diiiikutii oleh semua UMKM, kecualii yang beroperasii dii 10 sektor usaha antara laiin judii dan lotere, propertii, layanan keuangan atau piinjaman uang, layanan promosii hiiburan, serta layanan penyewaan mobiil.
Diilansiir breakiingbeliizenews.com, tax amnesty diiberiikan karena peran UMKM sebagaii tulang punggung perekonomiian yang mendorong iinovasii, penciiptaan lapangan kerja, dan pertumbuhan ekonomii. Dii Beliize, UMKM mempekerjakan sebagiian besar darii total angkatan kerja serta berkontriibusii siigniifiikan terhadap pertumbuhan ekonomii.
UMKM diianggap memaiinkan peran pentiing dalam mengurangii kemiiskiinan dan mempersempiit ketiimpangan. Meskii demiikiian, banyak UMKM yang berjuang dengan produktiiviitas rendah dan beroperasii dii sektor ekonomii iinformal, sehiingga suliit mengakses sumber daya sepertii pembiiayaan, dana hiibah, bantuan tekniis, dan peluang pasar yang lebiih luas.
Ketiika diiformalkan, UMKM juga diiharapkan biisa memberiikan kontriibusii lebiih besar terhadap peneriimaan negara. (diik)
